"8"

2.2K 290 29
                                        

Belum 50 vote gak bakal lanjut....


















Belum 50 vote gak bakal lanjut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

°°°

1 minggu kemudian.....

"Tiket untukmu.....

Sakura yang baru saja selesai membereskan pakaiannya menatap hinata dengan tatapan tak terima, apa-apaan wanita itu yang seenaknya mengatur kehidupan dirinya, hinata sama sekali tak memiliki hak.

"Aku tidak akan meninggalkan jepang.., tidak bahkan jika kau memaksaku".

Gumamnya seraya menutup tas pakaian itu dengan cepat, ia ingin cepat meninggalkan rumah sakit menjijikan ini dan tidur di apartemennya dengan nyaman.

"Oh ya?.... Hinata berjalan mendekati sakura dengan langkah pelan dan anggunnya.

"Apa lagi yang kau inginkan?, Sasuke hampir saja membunuhmu, dengan kau tetap di jepang, aku tidak yakin bisa menyelamatkan kau dan bayimu lagi atau tidak".

Hinata berkata panjang lebar dengan tetap menatap emerald sakura yang meredup, harusnya sakura bisa berfikir lebih jernih, sasuke bisa saja melakukan hal lebih nekad dari yang kemaren...

"Aku tidak peduli, aku akan melakukan apapun agar sasuke bisa mencintaiku lagi".

Hinata memejamkan matanya bisa habis kesabarannya jika terus berbicara dengan wanita keras kepala seperti sakura.

"Dengar.... Bayi yang kau kandung adalah milik naruto, aku tau itu sakura".

Sakura menatap hinata jengah, ia tak kaget jika nyonya uchiha itu bisa mengetahui faktanya, melihat naruto dan hinata pernah bertunangan sebelumnya sakura yakin mereka masih memiliki hubungan yang sangat dekat.

"Lalu?..... Kata sakura menantang.....

Hinata yang mendengarnya hanya menyeringai tipis... Ia bersidekap dan menatap sakura dengan pandangan meremehkan.

"Jika kau tidak ingin pergi dengan baik-baik, maka jangan salahkan aku jika aku menyeretmu untuk pergi, siapapun yang berani mengusik ketenanganku, dia harus pergi jika tak ingin mati".

Sakura mengernyit berusaha mencerna ucapan hinata, mungkin jika orang lain yang mendengarnya akan berfikir jika hinata adalah wanita yang jahat, namun untuk kebaikan sakura hinata harus melakukan ini, membiarkan sakura tetap di jepang akan membahayakan nyawanya, sasuke adalah pria yang tak akan berkompromi dengan pembohong seperti sakura.

Detik berikutnya 2 orang bodyguard datang dan membawa sakura paksa.

"Sialan kau hinata aku tidak akan pergi brengsek".

Sakura meronta namun rontaannya kian menjauh kala hinata sudah melihat dari lantai atas saat sakura sudah dimasukkan ke dalam mobil sedan itu dan bersiap ke bandara.

Hinata menghela nafas, ia mengambil handphonenya yang sedari tadi berdering.

"Hmm.....

"Kau menepati janjimu".

Bar Bar? (Tamat)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang