Zen is sick and their brothers are panick-

417 16 2
                                    

Yep, this is Zen Sickfic,
4Brother disini itu kakak beradik tapi tidak sedarah aka brothers but blood
Itu aja dan kuy ke ceritanya :v

_______________________

'Duh... Kok aku rasanya panas banget ya?' pikirnya Zen

Zen terasa berat sekali, tidak bangun dari kasurnya.
Dia mulai berbatuk-batuk, tenggorokan terasa panas tetapi tidak ada air di dekatnya.

Kondisi Zen terlihat buruk sekali, dia sampai tak sadar ada yang mengetuk pintunya

"Zen? Kamu tidak apa apa? Ku masuk ya?"
Zen mau jawab namun tidak ada kata yang keluar, tapi tenggorokannya yang kering membuatnya sulit bernapas.
Seorang masuk ke kamarnya, yang ternyata itu Adhit
"Zen ya ampun, kamu terlihat parah sekali, kamu istirahat dulu ya", Adhit juga pengan kepala Zen dan dia terkejut karena kepala Zen itu panas sekali, Zen kayaknya punya demam
'Astaga.. kepalanya panas banget'

 
"Ku bilang ke lain ya kalo kamu itu sakit hari ini, ku akan bilang ke Nelson buat bubur oke?" Tanya Adhit. Zen mengangguk angguk aja, "Istirahat aja dulu ya Zen" terus Adhit keluar dari kamar Zen

'Duh, kok bisa Zen sakitnya separah itu? Jangan jangan dia kurang istirahat lagi?.. entahlah.. tuh dia si beacon penyuka waifu' ucap Adhit di pikirannya dan baru lihat Nelson keluar dari kamarnya dan berjalan di lorong rumah.

"Eh Dhit, tumben bangun segini, lagipula jam segini mah waktuku masak sarapan" Kata Nelson.

"Iya nih hehe.. oh ya, Nel bisa ngak buat bubur buat Zen" tanyaku ke Nelson, "Emang kenapa dengan Zen?" Tanya Nelson, dia terlihat sedikit khawatir.

"Dia sakit demam, Nelson dan demamnya tinggi juga" Aku memperjelaskan Nelson tentang keadaan Zen, "Yaudah, ku akan buat bubur untuk Zen dan kau bantuin Zen gih" Kata Nelson ke Adhit.

Erpan numpang lewat-eh maksudnya baru datang, dia terlihat gak terlalu semangat di pagi hari gini, "Tumben kau bangun jam segini Pan.. biasanya kesiangan bangunnya" Ku bilang ke Erpan dengan bercanda, "Ya gapapa lah? Ada masalah bangun pagi?!" Erpan tatap aku dengan seram
Ah dia lagi tidak mood pagi pagi, should known better Adhit, Erpan bukan morning person
"Ya maaf Pan...-" Adhit mendengar suara batuk Zen yang agak violent
'Sakitnya jadi lebih parah kayaknya..'

Aku mencari lap bersih untuk Zen, dia basahkan lapnya dengan air dingin lalu di peres.
Dia langsung jalan ke kamar Zen dan lihat Zen mukanya agak pucat
"Shot-.. Bentar Zen ku kasih air minum dulu, kayaknya ada di inventoryku" Adhit menyari Water bottle di inventorynya dan menemukannya, Adhit membantu Zen untuk posisikan dia ke posisi duduk dan kasih water bottlenya.
Zen minum water bottle tersebut, dia terasa mendingan. Saat Zen selesai minum, Adhit cek suhu tubuh Zen dengan menyentuh jidat Zen

'Sudah mendingan, daripada tadi sih..' Pikir Adhit

"Yasudah Zen, kamu berbaring dulu ya, tunggu dulu ya buat buburnya, Nelson lagi buat untukmu" Zen nurut dan dia berbaring lagi, Adhit taruh lap basah tersebut di jidat Zen.
"Kami akan merawatmu Zen, kita kan saudara" Dia berkata itu sambil elus rambut Zen.

"Nah, istirahat dulu sambil nunggu Nelson selesai masaknya" dan Adhit keluar dari kamar Zen.

Timeskip brought you by Maid Roman :v

Erpan POV

"Pan? Bisa ngak kasih bubur ini ke Zen?" Tanya Nelson
"Eh emang kenapa dengan Zen? Dan juga kenapa aku??" Tanya Erpan, dia kaget dengan apa yang Nelso katakan.
"Zen lagi sakit dan Adhit akan beli obat dulu soalnya obat demam yang ada di kotak first aid kit habis... Dan apalagi aku harus belanja buat masak lagi" sambung Nelson.

"Oke oke, tak masalah" ku jawab ke Nelson, Nelson siapkan mangkok dan masukkan bubur tersebut ke mangkok dan juga siapkan sendok lalu kasih ke aku

Ku kekamar Zen sambil membawa bubur tersebut.
"Er-Erpan?.." kata Zen, jeez itu muka pucat banget dan Zen terlihat kecapean sekali. "Sudah mendingan?" Tanyaku ke Zen, ku taruh buburnya dekat meja yang dekat dikasurnya.

"I-Iya sudah mendingan" jawab Zen sebelum dia bersin lagi sambil tutup mulutnya dengan tangannya
"Ku bawa bubur... Ku suapin ya--" "HAH? Ku sudah besar Pan, aku tidak butuh di suapin lagi?!" Kata Zen, agak malu

'Ah Zen tsundere mode on, duh kayaknya dia dapat virus tsundere dariku lagi?..'

"Kamu kan masih sebagai baby brother kami hehe" kubilang dengan bercanda, dan Zen cemberut mendengar itu.
Beberapa lama kemudian, Zen menghela nafas.
"Ya sudah deh, aku menyerah"
Di pikiran Erpan
'YES VICTORY TAKE THAT BEACON KARIM DAN ADHIT, AKU ADALAH KAKAK BAIK UNTUK ZEN DARIPADA KALIAN BERDUA'

Zen ke posisi duduk dan Erpan menyuapinya

Timeskip brought you by Roman-sama

Third pov

"Aku pulang!" Teriak Nelson dengan gembira.
"Nel! Jangan teriak please lah ya" kata Adhit, memarahi Nelson
"Maaf maaf hehehe (°v°')"Kata Nelson, tangannya sambil garuk sedikit kepalanya

"Dhit bisa kah kau taruh belanjaan di laci dapur, ku mau kasih obat ke Zen dulu"
"Oke dan nih obatnya" Lalu Adhit kasih obat demamnya ke Nelson
"Makasih Dhit" "sama sama"
Nelson ambil gelas dan isi dengan air buat Zen
Lalu Nelson pergi ke kamar Zen dan memasuki kamarnya
"Eh Nelson, bawa obatnya ya?"
"Iya, kubawa nih" ku kasih obatnya ke Zen dan Zen minum obat tersebut dan minum air yang tadi ku bawa

Kemudian dia selesai dengan meminum obatnya dan Nelson taruh gelas di meja.
"Zen aku tau kamu itu overwork mulu jika mengerjakan sesuatu, istirahat lah ya, kan bisa dikerjain lagi"Nasehat ku ku bilang dengan serius

'Kadang Zen bisa mengerjakan tanpa istirahat dan juga kadang sering sakit kepala karena stressnya.. meski dia lemah kembut, dia agak keras kepala'

"Ta-Tapi laporan itu penting dan harus segera dilaporkan ke sans smp, dan lain lain... Masalahnya itu besar dan harus kirim hari ini!!"
"Kutahu namun, istirahat saja.. kamu aja sudah begini dan buat kita khawatir dengan dirimu, Kami peduli padamu, Zen..."
Zen menjadi diam, mendengar kataku

"Oke.. ku coba beristirahat.."Zen senyum kecil kepadaku
"Ku akan bilang ke Pak Gm dan yang lain kalo kamu sakit, istirahat ya" Kata Nelson, sedikit elus rambut Zen, Zen merasa ngantuk dan tidur secara cepatnya.
Ah cepatnya dia tidur, kulupa dia itu light sleeper

"Sweet dreams, Zen" ku senyum manis ke Zen

The End

__________________
Hc : Nelson mempunyai dua form, beaconman form dan human form

Nelson, Adhit dan Erpan diam diam membuat kontes siapa kakak terbaik.. Zen sama sekali tidak tahu

Dah itu aja sih :v
Hope yall enjoy~

Update : sekalian enjoy this meme v:

Update : sekalian enjoy this meme v:

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Oneshoot Short Fics EtcTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang