" tentang hal ini memang sangat mudah untukmu kau kan berlatih taekwondo sabuk hitam sedangkan aku sama sekali belum pernah melakukan hal itu " kesal soobin
" jika tidak berusaha maka tidak akan tahu kita mampu atau tidaknya " balas taehyun menyodorkan tangannya untuk membantu soobin berdiri.
" kau hanya perlu percaya diri saja, dan yakinlah jika kau bisa jadi lawan aku dengan cara yg tdi kuajarkan padamu " sambung taehyun lalu ia memasang kuda-kuda.
" aku tidak bisa " ujar soobin membuat taehyun menghela nafas.
" pejamkan matamu! "
" hah? "
" aku suruh pejamkan matamu bukan justru melotot seperti itu " Kesal taehyun, soobin hanya terkekeh lalu mulai memejamkan matanya.
" ikuti instruksiku kau tarik nafas panjang tahan sebentar dan keluarkan secara perlahan, kosongkan pikiran.... "
" jika aku mengkosongkan pikiran nanti hantu itu menguasai tubuhku "
" yak pabo hanya sebentar astaga hyung kau sangat penakut sekali, diam dan lakukan saja "
" ya ya kau sudah seperti kapten militer "
" lakukan hyung "
" iya ya "
" hah kenapa sowon noona menyuruhku untuk melatihmu hyung merepotkan saja " gerutu taehyun.
" hey sopanlah sedikit aku lebih tua darimu " ujar soobin tak terima.
" sadar juga klo kau sudah tua " celetuk taehyun membuat soobin mengepalkan tangannya tak lama ia membuang nafas perlahan.
" sabar soobin sabar kau tahu sendiri watak saudaramu itu sabar " monolog soobin pada dirinya sendiri
" kau sudah gila hyung bicara sendiri "
" astaga tae "
" wahhh daebak apa aku juga bisa melakukan itu hyung " ujar beomgyu ketika melihat yeonjun menghancurkan bata dengan tangan kosong.