|[07]|

239 42 1
                                    

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

*ilustrasi mobil militer

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

*ilustrasi mobil militer

-happy reading-

Perjalanan mereka ke distrik 1 cukup terbantu dengan adanya kendaraan militer yang dipinjami Nicholas.

Saat diperjalanan tak jarang mobil mereka harus terhenti karena dikerubungi oleh para zombie. Namun, Seon dengan segala kekejamannya sebagai putra Ares tak mau ambil pusing dan langsung menabrak zombie itu.

Beberapa dari mereka juga banyak yang membantu saat zombie menyerang dari arah samping dan belakang. Seperti Ni-ki yang suka membuat para zombie itu terbang terbawa angin, atau Jay yang sering membuat mereka menjadi zombie bakar.

Heeseung dan Jake juga membantu menembaki zombie dengan Heeseung yang sesekali menunjukkan jalan. Sunghoon lebih suka menghanyutkan mereka. Kalau Arsey.... Dia sibuk merecoki Seon dengan bertanya segala hal yang tidak penting sama sekali. Sedangkan Sunoo, Jungwon, dan Daniel sibuk bermain manusia pohon buatan Sunoo dan Jake semalam.

" Didepan sana tinggal belok kekiri terus nanti sampe dijalur pantura. Dari sana udah ikutin jalannya aja. " Tunjuk Heeseung pada Seon yang sedang menyetir.

" Kira-kira masih lama gak Kak? " Tanya Jungwon yang sepertinya sudah tidak sabar untuk segera sampai.

" Kalo gaada zombie yang ngeblokir jalan sih pasti cepet, apalagi Kak Seon ngebut. Mungkin setengah jam udah sampe soalnya jalur ini tuh rute paling singkat buat ke distrik 1. " Jelas Heeseung sambil mengira-ira.

" Kayaknya kalo dijalur pantura gabakal ada zombie deh. Kan akhir-akhir ini orang jarang bepergian antar distrik. " Ujar Ni-ki.

" Siapa bilang? Tuh didepan udah pada ngatri! " Arsey yang duduk disamping Seon menunjuk kearah segerombolan zombie didepan sana.

" Tapi gak banyak kok, jadi biar gue aja yang beresin! " Lanjut Arsey yang kemudian sedikit menyembulkan kepalanya dengan tangan yang sudah siap menarik pelatuk pada pistol.

World War [EN-]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang