bonus satu!

3.5K 501 128
                                        

special update for 5k+ votes!☆

special update for 5k+ votes!☆

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"yey! menang!" seru jihoon

"ah curang itu!" teriak gua gak terima kekalahan saat main game di kamar kostnya.

seharusnya kita juga ngumpul sama hyunsuk dalam rangka merayakan selesainya ujian akhir

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

seharusnya kita juga ngumpul sama hyunsuk dalam rangka merayakan selesainya ujian akhir. tapi anak itu ada urusan mendadak, jadi hanya ada gua sama jihoon sekarang.

"curang darimana? jelas-jelas kamu yang cupu" balasnya

gua cuma mengendus sebal. "iya iya. aku kalah. puas?"

"kalau gitu, mana jidatnya?" tanyanya

"jidat apa?"

"jangan pura-pura lupa kayak mahen. kan tadi aturannya, kalau yang kalah bakal disentil sama yang menang"

ya ampun. gituan aja dia bisa inget.

gua agak ngeri begitu jihoon sudah melakukan peregangan di tangannya. "eh eh.. kok sampai pemanasan segala?"

"kenapa memangnya?"

"park jihoon. jangan macem-macem ya. jangan kenceng-kenceng nyentilnya" oceh gua

"hmmm.. gimana ya? suka-suka yang menang dong" godanya sambil peletekin jari-jari tangannya.

bikin gua makin takut.

"sini buruan" ucap jihoon dengan bentuk jari yang sudah siap untuk menyentil dahi gua

gua memejamkan mata kuat-kuat dan bersiap menahan rasa sakit.

"siap-siap ya. ini sakit loh" goda jihoon sambil nyengir lihat gua yang udah terlihat ketakutan.

"1"

"2"

"3"

gak jadi nyentil, jihoon malah memberikan kecupan singkat di dahi gua.

gua sontak buka mata dan melihat jihoon yang lagi senyum-senyum.

"a-apa sih... kok jadinya itu?" tanya gua sipu malu.

coretan, park jihoon✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang