HAPPY READING GUYS.
VOTE⭐AND KOMEN.
Jam menunjukkan pukul 7 malam, hari ini café milik kao tutup sedikit lewat kerna banyak pelanggan kerna selalu nya ia akan menutup cafenya sekitar jam 5. Kao ingin segera kembali ke apartment miliknya dan tunangnya kerna sesuai perjanjian dirinya dan gulf, gulf akan vcnya pada pukul 8 malam kerna perbedaan waktu Bangkok dan Australia 3 jam dan waktu di Australia adalah pukul 10 malam.
Pada awalnya kao tidak begitu mendukung gulf untuk vc dengan nya kerna waktu di Australia ketika itu sudah pukul 10 malam sudah jauh malam apa lagi tunang nya pasti capek seharian disibukan dengan kerjaan.
Dimana tunangnya pulang dari kerja sudah sangat jauh malam ke kamarnya yg di tempeh khas dari perusahaan tempat gulf bekerja, tapi gulf berkeras ingin membuat vc dengannya dengan alasan kangen. Akhirnya kao mengalah, kerna ia tahu walau bagaimana keras pun ia melarang gulf tetap ia tidak akan mampu menanggani keras kepala tunangnya itu.
Saat kao mengendera mobil miliknya, entah bagaimana sebuah lori hilang kendalian lalu menabrak mobil kao sehingga remuk tanpa ada yg tersisa di tambah dengan letupan yg mengakibatkan kao dan pemandu lori yg menabraknya juga meninggal di tempat kejadian.
Perasaan gulf gelisah sedari tadi ia merasakan ada sesuatu yg tidak kena, detak jantungnya berdetak tidak keruan. Pikirannya saat ini dipenuhi dengan tunangnya.
Gulf mendapat panggilan dari Bangkok. Panggilan dari ibu panti asuhan tempat gulf dan tunangnya pernah tinggal. Gulf dan kao memang dekat dengan ibu panti asuahan yg bernama Bu lin.
Drrtt...drrrttt..
Gulf mengangkat panggilan tersebut kerna ia tahu siapa pemanggil yg meneleponnya saat itu.
Gulf: helo bu ada apa malam malam gini telepon gulf.(tanya gulf pada bu lin)
Bu lin: gulf sayang, sebelum ibu mengatakan ini, ibu berharap gulf tetap bersabar ya nak.(ucap bu lin dengan lembut tapi terkesan sendu.)
Gulf: ada apa bu, kok gulf rasa ada yg ngak beres.
Bu lin: nak gulf(jeda dan menarik nafasnya.)
Gulf bisa mendengar helaan nafas bu lin, hati dan perasaan menjadi sangat tidak enak seperti ada sesuatu yg buruk bakal bu lin katakan pada nya.
Gulf: ada apa sebenarnya bu.
Bu lin: koa.., gulf. Kao kemalangan dan meninggal di tempat kejadian mobilnya remuk, dan mengakibatkan letupan yg kuat sehingga mengoarbankan kao dan pemandu yg menabraknya.
Gulf yg mendengar apa yg bu lin katakan, hilang kata kata ponsel yg ia pegang terlepas dari pegangannya. Ia sangat shock tunangnya kemalangan dan meninggal di tempat kejadian.
Bu lin: gulf...gulf... nak gulf...sabar ya nak kuatkan hatimu.(bu lin tahu gulf tidak memegang ponselnya ia bisa mendengar ponsel gulf jatuh tapi tetap juga ia ingin memberi kekuatan buat gulf.)
Panggilan akhirnya terputus, entah sama ada bu liny yg mengakhiri panggilan tersebut ataupun terputus sendiri.
Gulf terus meraung menangis di dalam kamarnya, sambil memukul dadanya sendiri. Meratapi tunangnya, dirinya saat ini berada di Australia gimana ia biasa kembali ke Bangkok menemui tunangnya untuk terakhir kalinya walau hanya mampu melihat jasab yg tidak bernyawa.
Mew tahu saat ini gulf sudah menerima khabar tunangnya meninggal. Saatnya ia mulakan rencananya mendekati gulf menjadi org yg ada buat gulf di saat gulf terpuruk.

YOU ARE READING
OBSESSION
FanfictionSHORT STORY (END) S1 = End (10 chap) S2 = End (12 chap) Hidup gulf yg sangat bahagia bersama tunangnya tapi berakhir tragis kerna sang tunang meninggal akibat kemalangan. Disisi lain seorg pria yg sangat terobsesi ingin memiliki Gulf Kanawut mutlak...