Naruto terbangun dari tidurnya dengan senyuman cerah, akhirnya ia bangun dengan hati senang karena kabar di terimanya ia di perusahaan sebesar Uchiha. Apalagi ia di terima menjadi sekretaris. Apakah dia akan menjadi sekretaris CEO? atau sekretaris direktur? Ia tersenyum membayangkannya dan berharap bisa membangun hubungan romantis dengan atasannya seperti di novel dan manga yang ia baca.
Naruto turun dari tempat tidur tapi ia terdiam dan berteriak histeris melihat seorang pria tidur di dalam kamarnya, "Siapa kau?!" serunya ketakutan tapi ia baru ingat kalau tadi malam ia menyelamatkan pria ini.
"Ada apa? Kenapa pagi-pagi begini sangat berisik sekali? Ah! Tulangku terasa sakit? Kenapa aku tidur di futon tipis dan jelek seperti ini?" Sasuke terbangun dan terus mengerutu tanpa tahu Naruto kesal mendengarnya.
"Apa kau bilang hah?!" teriak Naruto marah.
"Siapa kau?" tanya Sasuke menatap Naruto dari atas ke bawah dengan pandangan penuh selidik.
Wajah Naruto merah padam mendengarnya, "Kaulah yang siapa hah?! Dasar pria tidak tahu diri! Kau sudah ku terima menginap disini, mandi, memakai pakaian ayahku, ku beri makan dan apa kau bilang hah?!" teriak Naruto kesal lalu melempar Sasuke dengan bantalnya.
"Wo wo! Ada apa denganmu bibi?" tanya Sasuke tidak mengerti.
"BIBI?! KAU BILANG APAAA?!" teriak Naruto dan akhirnya melompat meniduri perut Sasuke dan memukul dadanya kuat.
"Aaarggh apa yang kau lakukan bibiiiii?!" seru Sasuke lalu menahan kedua tangan Naruto dan membalikan keadaan hingga Naruto kini berada di bawahnya.
"KAU!" teriak Naruto kesal.
"Oke katakan padaku bagaimana keadaanku semalam?" tanyanya dengan senyum menggoda menatap Naruto bahkan lidahnya keluar menjilat bibir atasnya.
Sangat sexy! batin Naruto nista.
"Ayo katakan padaku?" tanya Sasuke lagi mendekatkan wajahnya ke telinga Naruto dan menjilatnya.
"Kyaaaa! Dasar mesum gilaaa!" teriak Naruto histeris dan berusaha membebaskan diri tapi cengkraman Sasuke di kedua tangannya sangat kuat.
"Katakan saja bibi?" Sasuke tersenyum menggoda.
Kedua pipi Naruto merona mendengarnya, "Kau semalam seperti anak kecil," jawab Naruto pelan.
"Oh bocah itu?" Sasuke bangun dari atas Naruto dan duduk di atas ranjang, "Aku Sasuke yang sexy, bukankah begitu bibi?" tanyanya membuat Naruto merasa jijik.
"Jadi ini sifat aslimu! Dan semalam bersikap seperti anak kecil hanya untuk mendapatkan tumpangan?!" serunya kesal.
"Hm? Apa yang kau katakan bibi?" tanya Sasuke dengan kepala sedikit miring.
"Keluar dari rumahku sialan!" seru Naruto kesal.
"Kau yakin ingin mengusir pria setampan dan sexy sepertiku bibi?" tanyanya dan membaringkan tubuhnya di atas ranjang Naruto lalu membuka sedikit pakaiannya hingga perut absnya terlihat di mata Naruto dan itu sangat menggoda apalagi dengan pose yang Sasuke tunjukan.
"ERO OMAEEEE!!!" teriak Naruto kesal lalu berlari masuk ke dalam kamar mandi.
Sasuke menatapnya bingung lalu terkekeh pelan karena merasa geli, "Kau sangat menggoda, bibi." Sasuke menjilat bibir dengan tatapan lapar.
oOo
Naruto telah selesai mandi dan ketika keluar ia melihat kamarnya sudah rapi. Futon sudah terlipat, selimut serta tempat tidurnya juga sudah rapi. Melihat Sasuke tidak ada di dalam kamarnya, ia bergegas bersiap untuk berpakaian dan mengenakan make up natural. Rok sepan hitam dan kemeja merah muda serta blazer hitam menjadi pilihannya, rambut panjangnya di kuncir satu. Skin care dan make up natural serta lipstik warna merah muda yang di ombre dengan merah tua semakin mempercantik penampilannya. Ia meraih high heels serta tasnya sebelum keluar kamar, aroma masakan yang harum tercium ketika ia keluar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love DID [TERSEDIA PDF]
FanfictionUchiha Sasuke seorang CEO muda yang memiliki kepribadian ganda yang suatu hari tersesat dan di bawah oleh Naruto yang merasa kasihan tanpa tahu jika pria yang dia selamatkan adalah CEO tempat ia di terima kerja.
![Love DID [TERSEDIA PDF]](https://img.wattpad.com/cover/273181699-64-k194298.jpg)