Sasuke meringis pelan seraya menyentuh kepalanya. Beberapa saat yang lalu Daisuke mengambil alih dirinya dan tidak sengaja jatuh menabrak sofa. Ada-ada saja kelakukan mereka yang kadang membuatnya pusing.
Tok! Tok! Tok!
“Uchiha-sama. Ini Saya Naruto ingin menyerahkan laporan kepada anda.”
“Masuk!” jawabnya dan gadis cantik dengan tinggi semampai itu memasuki ruangannya dengan beberapa lembar map.
“Ini adalah laporan ....”
Sasuke hanya diam mendengarkan dan mengangguk mengerti. Naruto sudah bisa bekerja dengan baik. Anak itu cepat tanggap dan dia menyukainya.
“Ada apa dengan kepala anda?” Naruto menatap heran dahi kiri Sasuke yang sedikit membiru.
“Aa ... Daisuke membuat ulah.” jawabnya malu.
Naruto tersenyum lucu, “Saya akan membawakan kompres untuk anda.” ujarnya.
“Terima kasih, Naruto. Saya meminta tolong.”
Naruto mengangguk dan bergegas keluar. Ketika kembali ia segera menyerahkannya kepada Sasuke. Namun ia baru teringat bahwa ia lupa melaporkan kepada Sasuke tentang makan malam untuk malam ini.
“Maafkan saya Uchiha-sama ... Saya lupa mengatakan ini kepada anda. Malam ini ada makan malam bersama CEO Nature Enterprise di restoran Senja pukul tujuh malam.” ujarnya takut-takut melirik Sasuke.
“Hm.” Sasuke hanya mengangguk pelan memegang kompres agar menempel di dahinya yang bengkak.
“Baiklah kalau begitu saya pemisi.” Naruto berojigi dan bergegas keluar dengan detak jantung tidak karuan.
Sejujurnya ia lebih dekat dengan kepribadian Sasuke yang lain ketimbang Sasuke yang asli. Mereka semua asik di ajak bercanda dan berbincang, sedangkan dengan Sasuke yang asli terasa begitu kaku dan juga formal.
“Naruto, apa kamu bisa ke ruangan HRD dan menyerahkan berkas ini kepada mereka?” ujar Kakashi ketika melihat Naruto baru saja keluar.
“Oh baik akan saya antarkan!” Naruto mengangguk patuh.
oOo
Tepat jam enam sore menjelang malam. Naruto sudah bersiap-siap untuk pergi bersama Sasuke. Ia mengecek penampilannya dari pakaian yang ia kenakan, make up, rambut sampai masalah mulut. Dia baru saja sikat gigi dan mentouch up make upnya sehingga ia terlihat jauh lebih segar. Tak lupa parfum sebelum ia keluar dari kamar mandi.
Sasuke sudah bersiap dan keluar dari ruangan ketika Naruto sampai. Ia hanya mengangguk singkat dan Naruto mengerti dengan berjalan di sampingnya setelah meraih tas selempang kecil dan sebuah map berisi berkas kerja sama dengan Nature Enterprise.
Semua karyawan Uchiha Group seketika berojigi ketika melihat Sasuke melewati mereka. Sasuke terlihat biasa saja dan hanya melirik singkat kearah Naruto.
Sebuah mobil BMW XM yang Naruto akui harganya cukup fantastis sudah terparkir di depan pintu keluar menunggu mereka. Sejak bekerja dengan Sasuke, tiada hari tanpa duduk di dalam mobil mewah. Andai dia bisa berselfie ria di dalamnya tapi itu tidak mungkin terjadi. Sasuke akan menilai dirinya orang yang memalukan jika melakukan hal itu.
Seorang petugas keamanan segera membukakan pintu untuk Sasuke sedangkan Naruto bergegas masuk sendiri melalui pintu yang satunya lagi. Selama perjalanan menuju resto benar-benar sunyi tidak ada pembicaraan. Inilah kenapa Naruto lebih suka kepribadian Sasuke yang lain ketimbang Sasuke asli.
“Ada apa?” tanya Sasuke menyadari jika Naruto terus melirik ke arahnya.
“Eh? Hmm tidak ada.” jawabnya kebingungan.
“Katakan saja, kamu terus melihat ke arahku sejak tadi.”
“Hm? Serius?” Naruto bahkan tidak menyadarinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love DID [TERSEDIA PDF]
FanfictionUchiha Sasuke seorang CEO muda yang memiliki kepribadian ganda yang suatu hari tersesat dan di bawah oleh Naruto yang merasa kasihan tanpa tahu jika pria yang dia selamatkan adalah CEO tempat ia di terima kerja.
![Love DID [TERSEDIA PDF]](https://img.wattpad.com/cover/273181699-64-k194298.jpg)