Anbu or married

1.2K 124 31
                                        

Pagi ini sakura bangun dari tidur nya hatinya masih terasa nyeri karena Obito memilih wanita lain dari pada dirinya harusnya ia bersama Kakashi saja kenapa jadi terjebak cinta pada Uchiha lagi.

Kaparat!

Brengsek!

Ia terus mengumpat hal itu di dalam hatinya ia benci lelaki itu. Ia juga benci perempuan itu ia membenci semua yang berhubungan dengan lelaki itu.

Ia bangun dari tidurnya lalu merapihkan tempat tidurnya dan juga membersihkan dirinya. Ia juga membuat sarapan untuk dirinya sendiri ia harus bekerja setelah ini.

Bisa di bilang ini terakhir kali ia bekerja di rumah sakit konoha. Setelah ini ia akan meminta permintaan yang paling konyol di muka bumi ini.

Ia berjalan dengan sangat perlahan lalu membalas sapaan para warga desa dengan sangat ramahnya.

Benar benar wanita yang sangat ramah.

Bodoh sekali lelaki yang menyia nyiakan wanita seperti sakura.

Ia masuk ke dalam ruangan nya lalu mengerjakan pekerjaannya dengan sangat cepat.

Ia harus bertemu Kakashi secepatnya.

"Hei, jidat kau baik baik saja" Ucap Ino dan mengerutkan dahinya.

"Seperti yang kau lihat" Ucap Sakura dan tersenyum lalu mengerjakan pekerjaannya lagi.

Ino menghela nafas dengan sangat kasar ia tahu sakura sedang tidak baik baik saja.

"Aku pergi dulu" Ucap Sakura dan pergi dari sana.

"Mau kemana?"

"Kantor hokage" Ucap Sakura dan menutup pintu ruangannya.

Sakura berjalan ke kantor hokage dengan sangat perlahan dan berkali kali merutuki kebodohannya.

Ia sangat bodoh.

Pokoknya ia sangat bodoh.

Ia mengeruk pintu ruangan hokage dengan sangat perlahan lalu kakashi menuruhnya masuk.

"Kakashi- sensei" Ucap Sakura dengan sangat lembut nya.

Kakashi menghentikan aktifitas mya lalu menoleh ke arah sakura.

Lelaki itu juga ada di sana.

Di samping Kakashi bersama Shikamaru.

"Sakura, ada apa?" Ucap Kakashi dan tersenyum ke arah sakura.

"Sensei, aku punya permintaan"

"Apa cantik?" Ucap Kakashi dan menatap sakura.

"Masukan aku ke pasukan anbu" Ucap Sakura dan menatap Kakashi.

"Kau bercanda!" Ucap Obito dan menatap sakura dengan tatapan tajam.

"Apa perdulimu" Ucap Sakura dan menatap obito dengan dingin.

"Sakura, jangan menyakiti dirimu" Ucap Kakashi dan menghela nafas.

"Sensei, percayalah padaku aku akan baik baik saja" Ucap Sakura dan tersenyum ke arah Kakashi.

Shikamaru sudah keluar dari tadi karena tidak ingin  mencampuri urusan sakura dan obito terlalu jauh.

"Tidak sakura" Ucap Kakashi dan berjalan ke arah sakura.

"Kalau begitu, menikahlah denganku"

"Apa yang kau katakan Haruno Sakura!" Ucap Obito yang sangat marah.

Ia kesal tidak akan pernah membiarkan sakura pergi kemanapun atau bersama siapapun.

"Bukan urusanmu, Uchiha Obito" Ucap Sakura dengan sangat dingin nya.

"Sakura, apa yang kau katakan" Ucap Kakashi dan mengerutkan dahinya.

"Pilihanmu hanya dua sensei, kalau tidak aku akan pergi dari desa" Ucap Sakura dan menatap Kakashi.

Kakashi memegang bahu sakura dan memeluk gadis itu dengan sangat hati hati ia tahu sakura hanya berusaha untuk menjauhkan diri dari obito.

"Tenanglah" Ucap Kakashi dan mengelus puncak kepala sakura.

"Jangan bicara yang tidak masuk akal sakura! Kau gila" Ucap Obito dan menatap sakura dengan sangat tulus.

"Iya aku gila! Memangnya kenapa!" Ucap Sakura dengan sangat kesal.

"seminggu sensei, pikirkan ini kalau tidak aku akan bertindak semau ku" Ucap Sakura dan melepaskan pelukannya.

"Baik, aku akan pikirkan ini" Ucap Kakashi dan menghela nafasnya.

Sakura pergi dari sana tanpa menatap obito lagi ia sudah sangat sakit hati dasar.

Brengsek!

Itu yang selalu sakura katakan di dalam hatinya bagaimana bisa ia berkencan dengan anko kalau beberapa bulan ini ia menunjukan ketertarikan nya pada sakura.

Kaparat!

Kakashi mendudukan dirinya di kursi dan memejamkan matanya apa yang harus ia lakukan kali ini. Ia tidak mungkin menikahi sakura karena sahabatnya sangat mencintai murid perempuan satu satunya itu.

Lalu ia juga tidak bisa membiarkan sakura masuk ke pasukan anbu. Itu bukan diri sakura.

"Kakashi"

"Ya"

"Menikahlah dengannya" Ucap Obito dan menatap Kakashi.

"Kau bercanda, dia mencintaimu dan kau juga mencintai nya" Ucap Kakashi dan menatap Obito.

"Dia tidak boleh masuk ke pasukan anbu"

"Aku tahu!" Ucap Kakashi dengan sangat gelisah.

"Kau akan menjaganya dengan baik" Ucap Obito dengan nada bicara yang bergetar.

"Aku juga tahu"

"Cinta akan datang dengan sendirinya, menikahlah dengan nya lalu kau harus menjaganya dengan baik" Ucap Obito dan menatap ke jendela.

"Obito, kau yakin? Aku akan jelaskan ke anko kau yang jelaskan pada sakura ini belum terlambat" Ucap Kakashi dan menepuk bahu Obito.

"Dia sudah sangat membenciku" Ucap Obito dan menghela nafas.

"Ini belum terlambat Obito"

"Aku yakin ia pasti akan bahagia bersamamu Kakashi" Ucap Obito dan tersenyum ke arah Kakashi.

"Obito"

"Aku mengikhlaskan nya" Ucap Obito dan pergi dari sana.

HAPPY READING!!!
MAAF KALO TYPO YA!!!

Love •Obito And SakuraCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang