Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pagi-pagi sekali, Jeffry terbangun akibat suara gaduh dari luar kamar. Ia mengerang kesal karena tidur nyenyaknya terganggu. Wajar saja sih, Ia baru bisa tertidur pukul satu lewat dini hari tadi, ditambah hari ini adalah hari minggu yang artinya waktu untuk bangun siang. Namun, tampaknya istri cantik Jeffry itu tak bisa membiarkan Jeffry terlelap lebih lama lagi.
"Jeffry bangun! Kamu lupa janji hari ini?!" Dengan rusuh Rose menarik selimut yang menutupi sebagian tubuh Jeffry . Ia sama sekali tak membiarkan Jeffry terlelap lagi barang sedetik saja.
"Janji apa? Ini hari Minggu, Rose. Aku mau tidur seharian di kamar." Jeffry kembali menarik selimut yang tadi sudah disingkirkan Rose untuk menutupi kaki panjangnya yang hanya ditutupi celana pendek sepaha tipis sebagai outfit tidur.
"Jeffry nyebelin. Hari ini kan kita ada janji piknik sama keluarganya Mas Johnny."
"Hah?! Emang iya?!"
"Heh, Jepri gak usah pura-pura amnesia, kamu sendiri juga yang ngajakin." Rose memutar kedua bola matanya malas.
"Mending sekarang kamu cepetan mandi, gih. Si kembar udah aku mandiin," lanjut Rose.
Dengan malas dan nyawa yang masih terkumpul setengah, Jeffry melangkahkan kakinya keluar kamar, menuju si kembar yang sedang sarapan sambil menonton kartun pagi.
Melihat si kembar pagi ini, sepertinya yang semangat untuk pergi piknik hanya Jeje seorang karena anak itu sudah wangi dan rapi. Saat ini saja anak itu tampak anteng memakan sarapannya sambil menonton tv.
Lain lagi dengan Nana, anak itu malah tertidur di sofa ruang keluarga dengan kentang goreng yang mengambang di depan mulutnya. Mungkin anak itu masih sangat mengantuk sampai bisa tertidur di tengah sarapan. Padahal Ia sudah sama wangi dan rapi seperti Jeje.
"Jeffry kok belum mandi, sih?" Rose berteriak dari dapur karena wanita itu mendengar cekikikan Jeffry yang sedang memperhatikan tingkah si kembar.
"Iya sayang otw kamar mandi, nih," sahut Jeffry.
"Bajunya udah aku siapin di kasur. Jangan lupa dipake, kita berempat harus satu tone."
"Siap, Babe."
Selesai urusan dapur, Rose menghampiri si kembar yang berada di ruang keluarga.
"Jeje, kamu siapin mainan yang mau dibawa piknik terus dimasukkin ke kotak yang udah Bunda siapin di kamar. Nanti biar Ayah yang angkat ke mobil," ucap Rose menghampiri Jeje terlebih dahulu yang sudah selesai sarapan. Jeje pun menuruti perintah ibunya dan berlari ke kamar untuk menyiapkan mainan.
Selanjutnya Rose beralih pada Nana yang terlelap si atas sofa.
"Nana ayo bangun. Sarapannya dihabisin terus bantuin Jeje siap-siapin mainan di kamar. Habis Ayah mandi kita berangkat, okey?" Nana yang mulai terbangun hanya mengangguk sambil mengerjap lucu dan melanjutkan sarapannya yang sempat tertunda.