Telah terlelap rasa di jiwa
Menanam benih-benih cinta
Mengakar seolah ia memberi rasa
Terpupuk hingga mekar menganga
Kurenungi dalam-dalam, mencengangkan
Menyibak semua hal terbuka lebar
Jauh dari alam sadar
Semakin singkat waktu 'tuk menghindar
Bahwa relung hati menyimpan sebuah kerinduan
Namun, pecah berhadapan dengan ketidakpastian
Hanyalah sebuah khayal, sementara ia terus berjalan
Menampakkan lintasan kewajaran
Pemiliknya ialah yang disebut pujaan
Hanya pemeluk bayang-bayang
Menakuti, membahagiakan diri, tanpa alasan
Paham diakhiri jawaban mematikan
Memikirkan yang semu, membunuh diri secara perlahan
Berulang hati mengingatkan kebenaran
Namun, pikiran seolah kunci pembenaran
Meninggikan kadar angan terus melayang
Hingga mati dalam penyesalan
Digerogoti pengharapan berujung kesia-siaan
Ada ajar dalam tragedi ujian
Setiap perbuatan memiliki batasan
Ahlilah memilah langkah sebagai kebutuhan
KAMU SEDANG MEMBACA
Sajak Rasa
PoetryRasa akan hadir bersemayam dalam jiwa tanpa diminta. Ada kalanya tak ada teman bercerita dan harus dituangkan sebagai kata agar mereka yang memiliki rasa yang sama sedikit terobati dan bahagia. Rasa yang hadir tertoreh dalam setiap sajak dan bait se...
