Sebait sajakmu memikat atma hingga melayang
Segudang rasa kian bersiul cemerlang
Alunan suaranya lantang bergelombang
Menerangkan cinta, membuang ragu, seimbang
Bergelimang janji termaktub sebagai perancang
Tertelan manis memercayai setiap bincang
Faktanya sekadar datang dan pulang
Eksistensi diri layaknya pecundang
Hiraplah jejak sang penenang
Mengiris luka dalam tak terbancang
Kebenaran malang setia berdendang
Mengusik kalbu, mencabik raga, terkekang
Senja jiga bawa jawaban gersang
Lupa jalan pulang mengundang perang
Emosi meradang ingin memacungkan pedang
Sebab, lara hati kehilangan kasih sayang
KAMU SEDANG MEMBACA
Sajak Rasa
PoesíaRasa akan hadir bersemayam dalam jiwa tanpa diminta. Ada kalanya tak ada teman bercerita dan harus dituangkan sebagai kata agar mereka yang memiliki rasa yang sama sedikit terobati dan bahagia. Rasa yang hadir tertoreh dalam setiap sajak dan bait se...
