Seoul, 6 Agustus 2021
14:00 KST
"Ada apa ini?"
"Astaga. Ada apa?"
"Wah ini tidak benar, sebaiknya kembali lagi ke konsep awal."
"Sepertinya ini misteri terbesar deh."
"Masa sih?"
Keadaan sunyi itu pun langsung tiba-tiba terpecah, mereka pun kaget melihat Julia, Gelva dan Shaca, anak perempuanku dan ke-dua adik sepupuku, datang. Dia tersadar ketika melihat aku pingsan, dan dijaga oleh Junghan Oppa, Geandra, dan Nessa, ketiga kakakku. Begitu juga dengan saudara-saudara aku yang lain, anak-anak aku, dan juga, Ayah dan Ibu yang tersenyum membawa Shaca, Julia, dan Gelva. Mereka tersenyum, sedangkan aku masih pingsan.
"Anak-anak, perkenalkan ini Julia, Gelva, dan Shaca."
"Mereka bertiga akan menjadi adik sepupu sekaligus adik kalian di keluarga kita."
"Oh iya, maaf lupa memperkenalkan diri."
"Silahkan, nak Shaca, Julia, Gelva."
"Hallo, Oppa, Eonni, adek-adek, nama saya Julia."
"Hallo, Oppa, Eonni, adek-adek, nama saya Gelva."
"Hallo, Oppa, Eonni, adek-adek, nama saya Shaca."
"Oh, tidak apa-apa, Sha. Kamu dari sebelah ya?"
"Salam kenal, Julia, Shaca, Gelva."
"Mom, Gelva kenal sama Sophie, Gelva manggil Sophie itu madam, karena dia baik."
"Owalah, gapapa nak Gelva. Bagus itu."
"Mom, mereka Mom panggil dari sebelah?"
"Iya, Nes. Mom panggil mereka karena mereka juga mengalami hal yang sama seperti Sophie."
"Walah. . ."
"Iya, Nes. Tidak apa-apa kan? Mereka bertiga jadi adik sepupu dan adik kalian di keluarga kita."
"Owalah, iya Mom tidak apa-apa."
"Selama kita bisa merekrut yang mengalami hal yang sama seperti Sophie, kita rekrut."
"Betul, Jay."
"Noted, Mom and Dad."
"Lebih baik, kita sekarang pulang, kita lanjutkan di rumah saja, kondisi semakin genting dan pemerintah sudah meminta kita untuk pulang ke rumah dan melanjutkan work from home atau kerja di rumah saja. Kita harus mengistirahatkan Sophie, setelah semuanya selesai. Langsung ya."
"Oke, Mom, Dad."
"Oppa, Julia, Shaca, sama aku boleh bantu Oppa?"
"Boleh, tolong bantu masukkin ini barang-barang yang di meja kerjanya Oppa, Junghan Oppa, Nessa Oppa, dan Livia ya."
"Oh, Madam Livia kenapa?"
"Tadi pingsan, Gelva. Makanya Madam Livia sampai sekarang belum sadar, kita lagi berusaha bangunin Madam Livia. Mungkin nanti pas di rumah baru dia bangun."
"Serem juga, Oppa. Misterinya ini, bikin Madam Livia pingsan tiba-tiba. Gelva, Julia, sama Shaca sudah denger dari Mom Harris sama Dad Jay, sama Delilah Eonni juga."
"Makanya kita ngalamin hal yang sama juga, Oppa. Kita ditarik ke-sini juga."
"Oh, Oppa paham hehe."
"Udah semua? Kita langsung pulang. Berjaga-jaga ya, Junghan, tolong pangku Sophie kuat-kuat di kursi rodanya, kamu sama Sophie duduk disitu. Sandarkan kepala Sophie dipundaknya Junghan. Nessa, Geandra, tolong kunci kuat-kuat semua fitur kursi rodanya Sophie. Untuk yang lain, hati-hati dan waspada. Siapkan senjata kalian, dan jaga-jaga jangan sampai ada yang bisa menyerang."
YOU ARE READING
Changed 2nd Series
AcciónChanged = pergantian Tidak asing dengan judul cerita ini. Konsep yang mengangkat tema yang berada di thread penulis sendiri dan akan tercampur dengan beberapa cerita yang sudah dibuat oleh penulis sebelumnya. Changed merupakan satu serial cerita ya...
