9. Violent Deed

42 10 0
                                        

[Two days later]

“Wah ... maknae kita bertambah tua!”

Suara tawa dari member BTS mendominasi taman belakang dorm. Malam ini, mereka mengadakan pesta kecil-kecilan untuk merayakan ulang tahun Jungkook. Makan-makan lebih tepatnya. Kebahagiaan kecil membuat mereka merasa lebih baik dari hari sebelumnya.

“Aku tidak lebih tua darimu, Hyeong.” Jungkook tertawa.

“Ya, ya, ya. Pembicaraan umur memang sensitif," balas Seokjin. Ia memutar bola matanya malas. Jelas sekali dia kesal mengingat umurnya yang jauh di atas Jungkook.

Jungkook mengambil pisau dan memotong kue dengan hiasan angka 21 itu. Kue ini dibuat oleh Seokjin, dan Suga yang menuliskan kata-kata di atas kue itu. Maklum saja hanya ada enam huruf pada kue itu. Yaitu “HBD JJK”.

Aroma dari daging yang dipanggang oleh Seokjin membuat Jungkook tidak bisa menjauh dari panggangan. Pemuda itu memandang para member yang duduk. Satu kursi dikosongkan di sana.

Jungkook mendongak menatap langit. Ia mengepalkan kedua tangannya.

“Ya Tuhan, jadikan semua hari setelah ini lebih baik lagi.”

Seokjin memandang Jungkook seraya tersenyum. “Sudah jadi!” Ia memindahkan barbeque ke atas piring dan menaruhnya di atas meja.

Semua member langsung mengambil potongan daging itu.

Angin malam berembus kencang membuat mereka sedikit gemetaran. Bulan sabit tertutupi oleh awan. Mungkin sebentar lagi akan hujan.

Yoongi mengunyah makanannya dengan pelan. Ia menunduk menatap daging sapi miliknya, lalu membalikkan daging itu.

"Sialan!"

Seketika Suga langsung berdiri dan menghempaskan sendok dan garpu yang dia pegang saat melihat banyak belatung yang masih hidup. Napasnya memburu seolah dia akan memuntahkan apa yang baru masuk ke tenggorokannya.

Semua member langsung menoleh.

“Ada apa?” tanya Seokjin.

“Belatung!” teriak Yoongi.

Yang lain langsung terkejut dan membolak-balikkan potongan daging masing-masing.

“Tidak ada, Hyeong! Jangan bercanda!” kata Jungkook disetujui yang lain, kecuali Yoongi yang belum mau duduk.

“Jelas-jelas ada belatung!” Yoongi menunjuk daging miliknya.

Namjoon menarik piring milik Yoongi dengan sedikit waspada. Dan ternyata tidak ada belatung sama sekali. “Tidak ada.”

Yoongi maju perlahan. Benar. Tidak ada makhluk hidup dalam daging miliknya. “Tapi ... tadi jelas-jelas ada.”

“Tidak ada, Hyeong. Sungguh! Mungkin kau berhalusinasi, Hyeong.” Namjoon membolak-balikkan potongan daging itu.

Yoongi menarik kursinya, lalu duduk perlahan. Dengan tremor, Yoongi meraih sendok dan garpu yang sempat ia lempar tadi. Ada yang aneh dengan pikirannya sampai-sampai dia berhalusinasi.

Dia menarik napas dalam. Nafsu makannya hilang. Yoongi beranjak dari sana dan masuk ke dalam dorm, membuat yang lain keheranan.

Seokjin memantaunya yang semakin menjauh. “Kenapa dengannya?”

“Hehe, dagingnya buatku saja, 'ya?” Jungkook menarik piring milik Yoongi. Yang lain hanya membiarkan saja.

Hoseok melamun sejenak. Yoongi menjadi sedikit aneh sejak enam hari yang lalu. Hari itu dia sempat mendengarnya berteriak, entah kenapa.

We Call You HereCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang