Membayangkan hari tua tanpa sosok sahabat.
Sahabat yang selalu mengguraukan hal yang terlalu serius bagi orang pada umumnya.
Halo sahabat lama!
Tolong, aku teriakan kata kata ini.
Hiduplah dengan cinta, tertawalah,
Maklumilah diriku yang goblok ini, yang terkadang selalu menjadi racun ketika sedang belok akalnya.
Sekali lagi, hiraukan rasa ragu ketika ingin bertemu denganku. Kau selalu menempel dalam jati diriku, Mampirlah..
Pintu rumahku terbuka lebar. Selebar hati yang selalu merindu gelagak gayamu, candaan yang nyeleneh, curhatan curhatan cinta, dan cacian pada oknum oknum pemerintah yang korup di negeri ini.
Aku akan selalu merindukanmu kawan, rindu serindu rindunya.
_Nusa/10/1/21
KAMU SEDANG MEMBACA
Abstraksi Remaja
Poesia~Menuang serangkaian kata dalam angan angan zaman~ Kumpulan kegelisahan Puisi dan monolog dari seorang remaja Ambil yang baik jika menurutmu baik. _Tangguh Wibawa J
