daddy jeon [kookmin]

11.2K 279 4
                                        


Up pagi-pagi gini gapapa kan? hehe:D

-aily



(budayakan meng-vote setelah/sebelum membaca⚠️)

!!- typo
!!- warn🔞
!!- happy enjoy<3

[cr.aily]
4500+ words

"ku mohon bibi, beri aku seminggu lagi saja untuk menempati tempat ini" ucap pria mungil memohon pada wanita paruh baya didepannya.

"tak bisa, malam ini juga kah harus meninggalkan apartemen ini!" ucap wanita itu kemudian menepis tangan pria manis itu.

"bibi, ku mohon" ucapnya lagi

"kau sudah menunggak hampir dua bulan Jim, mungkin selama ini aku masih berbaik hati mengizinkanmu tinggal disini. Dan kini aku tak bisa lagi berbaik hati, aku juga harus menafkahi anak-anak ku kau tau?" ucap wanita itu.

"jika kau memang orang tidak punya, setidaknya jangan tinggal di apartemen yang besar seperti ini!" sambung wanita itu lagi kemudian berjalan meninggalkan pria manis yang kini memegang kopernya.

Park Jimin, pria mungil yang merantau dari Busan ke kota Seoul untuk kuliah.
Ibu dan ayahnya memang bukan orang kaya di Busan, tapi mereka memiliki perkebunan yang menghasilkan uang cukup banyak, maka dari itu mereka berani menguliahkan Jimin ke kota Seoul.

Jimin tak tahu harus kemana lagi, ia sudah tak punya tempat tinggal sekarang. Dimana malam ini ia harus tidur?

Memang, orang tuanya disana selalu mengirimkan uang setiap bulan, tapi uang itu hanya cukup untuk membayar uang kuliah dan perlengkapan kuliah jimin lainnya. Bahkan ntuk bersenang-senang seperti teman-teman Jimin lainnya ia tak bisa, terkadang jimin harus bekerja paruh waktu juga untuk mendapatkan uang lebih.

"taehyung, apakah aku boleh menginap dirumah mu, hanya sampai aku mendapat kiriman uang dari ayahku saja" ucap Jimin pada salah satu temannya di telponnya.

"maaf jim, bukan aku tak ingin membantumu tapi aku sendiri tidak sedang di Seoul, aku sedang berlibur di Jepang sekarang" jawab temannya itu.

Sungguh iri, bahkan jimin kini sedang kesulitan mencari tempat tinggal, tapi temannya itu sedang asik menikmati liburan di Jepang.

Tapi jimin tak menyerah, ia mencoba menghubungi teman-temannya yang lain.

"maaf jim, tapi saudara-saudara ku juga sedang menginap disini, tak mungkin jika kau juga menginap juga"

"maaf jim, tapi orangtuaku sedang ada dirumah, tidak mungkin jika aku membawamu untuk menginap di rumahku"

Jimin mendengus pelan. tidak ada satupun temannya yang bisa membantunya. Jimin jadi teringat seberapa baiknya dirinya pada teman-temannya itu, tapi saat jimin sedang susah seperti ini tak ada satupun yang membantunya.

Dengan lesu, jimin kembali berjalan melangkah tanpa tujuan. Hingga tatapannya menatap suatu tempat yakni supermarket, sepertinya ia harus membeli suatu minum untuk menyegarkan dirinya kembali.

brakk

"ah maaf tuan"

Jimin panik saat ia tak sengaja menabrak seseorang hingga minumannya itu mengotori baju pria yang ia tabrak.

"ah sial dingin" geram pria itu membersihkan sisa minuman Jimin pada kemejanya itu.

"apa yang aku lakukan? oh jimin kau bodoh. Tuan aku sungguh minta maaf, maafkan aku" ucap jimin mengambil tissue dari tasnya.

ONESHOOT [KM] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang