Melawan restu [kookmin, lil a bit vmin]

3.4K 126 1
                                        

budayakan vomment sebelum/sesudah membaca⚠️)
• just for fun ya guys💜

!!- typo
!!- warn🔞
!!- 100% fiction
!!- happy enjoy <3

[cr.aily]
Longest chp+
5000 words+


Tok, tok, tok

Seorang pria mungil mengetuk pintu sebuah apartemen dengan ceria, sambil sesekali menatap totebag yang ia bawa.

Jimin membayangkan bagaimana reaksinya saat tau Jimin datang secara tiba-tiba dengan membawakan  makanan.

Tentu makanan yang Jimin buat sendiri, itu merupakan makanan favorit kekasihnya, jeon Jungkook.

"Ya, sebentar" terdengar sahutan samar dari dalam.

Cklek,

Pintu terbuka, mendapatkan seorang pria tampan menggunakan kaos putih kusut dengan celana pendek rumahan, raut wajahnya yang juga terlihat lesu.

"Tadaa, surprise!" Sahut Jimin bersemangat

"Lho, kookie, kamu gapapa?" Ucapnya kemudian saat menyadari kondisi kekasihnya yang tentu tidak baik-baik saja.

Tangan jimin terangkat mengecek suhu tubuh jungkook dengan meletakkan punggung tangannya pada dahi jungkook.

"Kookie, kamu demam. Kamu sakit?" ujar Jimin khawatir kemudian menggandeng lengan jungkook untuk kembali masuk.

Jimin menutup pintu dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya menggandeng lengan jungkook. Menuntun jungkook duduk di sofa ruang tamu apartemen ini.

"Kamu sakit kok gak bilang sama aku?" Tanya Jimin jelas sedikit kesal, kekasihnya sakit tapi dirinya tidak tahu?

"Aku gapapa ji, cuma kecapean aja paling. Kamu juga kenapa gak bilang kalo mau dateng? Kan aku bisa jemput atauㅡ

"Dengan keadaan kamu yang kayak gini?" Potong jimin cepat

Jungkook terdiam beberapa saat, menatap Jimin dengan wajah sendu

"Maaf, bukan aku gak mau bilang. Tiga hari besok kamu ada olimpiade, aku gak mau ganggu. Lagi pula aku begini baru semalem" jelas jungkook dengan nada lemas, Jimin jadi tak tega lagi untuk memarahinya.

Hati Jimin seakan kembali melunak, rasa kesalnya tadi menghilang begitu saja. Jimin menghela nafas panjang,

"Yaudah, hari ini kamu harus full istirahat. Aku kesini juga sekalian bawain kamu makanan kesukaan kamu, setelah makan, kamu minum obat dan istirahat. Oke?"

Jungkook terdiam, menatap jimin sembari tersenyum tipis. Jimin sungguh cerewet jika sudah perihal kesehatannya, tapi itu sungguh imut.

Jungkook kemudian mengangguk kecil sebagai jawaban, Jimin lantas membawa totebagnya ke dapur dan mempersiapkan semuanya. Menata makanan di piring, dan mengambil sebagian untuk jungkook.

"Ini, makan ya" ujar Jimin memberikan sepiring makanan ke tangan jungkook yang menerimanya dengan lemas.

Jimin bergegas melakukan hal lainnya, sampai beberapa saat tatapan kembali pada jungkook yang hanya menatap makanan itu, tidak menyentuhnya.

"Kenapa? Gak enak ya?" Tanya Jimin khawatir, apa kealihan memasaknya kini berkurang?

Jungkook kembali mengangkat kepalanya menatap Jimin, sosok yang sangat ia cintai, paling ia cintai di dunia ini, melebihi apapun.

ONESHOOT [KM] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang