Selamat Membaca!!! :)))
BRAK!
" Bisakah kau diam?, kau membuatku tidak nafsu makan. Apa kerjaanmu hanya berteriak dan memaki orang yang tidak memiliki kesalahan? ". Ucap Seseorang dari meja yang lumayan dekat dengan meja Taeyong dan Ten. Semua orang terdiam mendengar suara seseorang yang mereka sangat kenal, Naeun yang melihat itu kesal dia ingin sekali menampar wajah sok tampan tapi Naeun tidak bisa karna lelaki itu segerombol dengan anak basket ditambah itu sunbaenya.
" Hey Jalang lebih baik kau berteriak dibawah kukungan lelaki tua dibar ". Ucap Teman yang lainnya, Naeun benar- benar kesal dan dia langsung pergi dari kantin dan diikuti oleh Jaehyun, dia kesal melihat sunbae itu membela Taeyong. " Sudahlah Taeyong tidak usah dibawa serius, Jalang itu memang selalu membuat masalah ". Ucap Lelaki tadi yang, dan temannya yang lain ikut bergabung makan bersama Taeyong dan Ten.
" Sehun hyung tapi jangan bilang pada Chanyeol hyung yaa, aku tidak mau dia sedih melihatku seperti ini ". Ucap Taeyong memohon pada Sehun sahabat Chanyeol, Sehun yang melihat itu iba dia sudah mengenal Keluarga Chanyeol sudah lama dan dia mengenal Taeyong juga dia anak yang baik, sopan, dan cantik. " Aku tidak bisa janji Taeyong, aku menyayangimu aku sudah menganggapmu adikku. Wanita tadi masih ku diami, tapi jika kau terluka aku, Suho, dan Kai akan ikut Chanyeol membunuh orang yang melukaimu ". Ucap Sehun dengan lembut dan diangguki oleh Suho, dan Kai.
Sehun, Suho, dan Kai adalah sahabat Chanyeol dari kecil mereka mengenal Keluarga Lee. Mereka juga sangat menyangi Taeyong seperti adiknya sendiri, kenapa mereka tidak memberitahu murid lain kalo Taeyong adik Chanyeol? Karena Taeyonglah yang meminta, tapi mereka tidak diberitahu alesannya apa.
Dari kejauhan Jaehyun melihat kedekatan mereka dia tidak bisa mendengar apa yang mereka obrolkan, " Cih Jalang ". Setelah itu Jaehyun pergi dari situ dia mencari Naeun dia butuh energi untuk meredakan emosinya.
Setelah istirahat selesai mereka masuk ke kelas untuk pelajaran terakhir, rencananya Taeyong selesai Sekolah ingin mengajak hyungnya jalan- jalan dia sudah lama sekali tidak berduaan dengan hyungnya. Tapi dia tidak tau hyungnya bisa atau tidak soalnya hyungnya biasanya sibuk untuk ke markas.
Jam pelajaran akhirnya berakhir, Ten izin pulang duluan karna ada tamu penting dirumah kata Ayahnya. Taeyong menunggu Chanyeol hyung karna hyungnya bilangkan pulang bersama tidak ada penolakan, setelah beberapa menit Akhirnya hyung terlihat dan Taeyong masuk kedalam mobil.
" Maaf ya lama, hyung mengurus berkas dulu tadi ". Ucap Chanyeol dengan penyesalan karna membuat adiknya menunggu, " Tidak apa- apa hyung tapi sebagai gantinya bagaimana kita jalan- jalan apa hyung bisa? Jika tidak bisa, tidak apa- apa ". Ujar Taeyong dengan lembut, " Bagaimana jika besok hyung hari ini tidak bisa maaf ". Ucap Chanyeol dia benar- benar merasa bersalah pada adiknya karna dia belakangan ini sibuk dimarkas karna ada masalah.
" Tidak apa- apa hyung, tapi setelah pulang belikan aku es krim ya ". Ucap Taeyong, ah dia sendirian dirumah Ayah dan ibunya pergi bekerja. Kadang Taeyong suka bercerita pada Bibi Kim dia juga menganggap Bibi Kim sebagai Ibu keduanya. " Baiklah tapi jangan kemana- mana ya tunggu hyung dirumah bersama Bibi Kim, Taeyong hanya mengangguk.
Setelah beberapa menit akhirnya mereka berdua sampai di Mansion Lee, setelah Taeyong turun dari mobil, Chanyeol langsung pergi ke markas.
Sesampainya dimarkas disambut oleh wajah Sehun yang tidak bersahabat, " Kau kenapa, mukamu benar- benar menyebalkan ". Ucap Chanyeol yang meledek Sehun, " Tidak lucu aku sedang serius apa kau tau orang yang belakangan ini membuat kacau perusahaan adalah Ayah Naeun, dan yang paling bahaya adalah Naeun aku takut dia mengincar Taeyong. " Ucap Sehun serius, Chanyeol yang mendengar itu dia terdiam dia tidak takut jika mereka berencana melukainya tapi jika adiknya yang dilukai Chanyeol khawatir.
.
.
.Diperjalanan Chanyeol masih memikirkan tentang ucapan Sehun tadi dia khawatir, Chanyeol berhenti dipinggar untuk lebih fokus dia tak sengaja melihat kedai es krim dia hampir melupakan permintaan adiknya.
Setelah membeli es krim Chanyeol langsung menancap gas ke Mansion, sesampainya di Mansion Chanyeol langsung ke kamar adiknya, " Taeyong hyung pulang membawakan yang kau minta ". Panggil Chanyeol didepan kamar adiknya, Taeyong langsung keluar dengan wajah berbinar. " Terima kasih hyung es krimnya ". Ucap Taeyong dengan senang dibelikan es krim.
" Setelah makan es krim, sikat gigi dan tidur ". Ucap Chanyeol setelah memberi kecupan pada kening adiknya, Chanyeol langsung masuk kamar untuk mengistirahatkan badan dan pikirannya.
Keesokan Harinya.
Taeyong hari ini berangkat bersama Pak Kim, karena hyungnya ada rapat osis jadi dia duluan.
Setelah sampai di sekolah Taeyong langsung masuk kelas ternyata masih sepi. Jadi Taeyong ingin ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya yang masih mengantuk, semalam dia bergadang karna terlalu menikmati es krim.Saat sedang mencuci muka dia mendengar suara pintu terbuka, mungkin itu murid lain Taeyong tak ambil pusing setelah selesai dia dikagetkan oleh keberadaan Jaehyun yang sedang menatapnya tajam.
" Apa lagi ini ya tuhan ". Ucap Taeyong dalam hati , diatakut Jaehyun melukainya dia tidak bisa lama- lama menyembunyikan lukanya dari Chanyeol hyung.
" Ternyata kau disini Jalang, aku sudah lama sekali tidak menyiksamu ". Sarkas Jaehyun dia langsung menjambak rambut Taeyong, " Sshh s-sakit Jeong lepaskan ". Ucap Taeyong memohon , demi tuhan kepalanya sakit. " Kau tau kenapa aku membenci perjodohan itu? ". Tanya Jaehyun, Taeyong hanya menggelengkan kepala. " Karna aku tidak menyukaimu Jalang, dan aku bukan seorang GAY SEPERTIMU! ". Teriak Jaehyun tepat pada wajah Taeyong yang masih Jaehyun jambak. Taeyong benar- benar sakit hati kenapa ini harus terjadi padanya, " Jika kau tidak menyukainya kau bisa menolaknya Jaehyun, tidak dengan cara begini kau tidak hanya melukai hatiku tapi melukai fisikku juga ". Lirih Taeyong, memang dia mencintai Jaehyun, walaupun tidak dengan Jaehyun. " Karna aku suka melihatmu menangis dihadapanku apalagi jika kau ada dibawah kukunganku ". Ucap Jaehyun dengan smirknya, Taeyong benar- benar takut apa yang harus dia lakukan dia tidak mau.
BUGH!
BUGH!
BUGH!Jaehyun memukul wajah Taeyong dan menendang perut Taeyong berkali- kali, Taeyong terkulai lemas dia baru kali ini merasakan kekerasan. Rasanya ingin mati saja, kenapa tuhan memberinya cobaan yang berat apa dia pernah berbuat jahat sampai tuhan memberinya cobaan seperti ini. Taeyong pingsan karna tak kuat menahan pukulan dan tendangan Jaehyun.
Setelah menyiksa Taeyong habis- habisan Jaehyun meninggalkan Taeyong dalam keadaan buruk, didalam kamar mandi.
Taeyong terbangun dalam keadaan pusing, dimana dia kenapa ruangannya berbeda dia ada diatas tempat tidur juga. " Hei kau tidak apa- apa, apa kau merasa pusing biar aku ambilkan air " Ucap Seseorang, Taeyong tak bisa melihat terlalu jelas wajahnya karna pusing dikepalanya. " Nah ini minum dulu pasti kau haus, kenapa kau bisa seperti ini aku kaget melihatmu tergeletak dalam keadaan pingsan, hidung dan mulutmu berdarah " Tanya Seseorang yang telah menyelamatkan Taeyong.
" Tidak apa- apa aku hanya terpeleset saja, lalu terbentur ". Jawab Taeyong dengan bohong. " A-ah tidak apa- apa jika kau belum mau cerita, jika ada sesuatu ceritalah padaku aku pasti bakal membantumu ". Ucap Seseorang disamping Taeyong, " Terima kasih sudah menolongku, maaf merepotkan. Oh iya siapa namamu kau terlihat asing ". Tanya Taeyong penasaran.
" Sama- sama kau sama sekali tidak merepotkan kok lagipula aku bersalam temanku satu lagi tapi dia sedang membeli makanan untukmu, dan malah aku merasa bersyukur kau selamat dan tidak terjadi hal buruk ". Jawab Lelaki itu dengan senyum manisnya, " Oh iya perkenalkan namaku..... "
Jangan lupa Vote dan Komen yaa. :)))
Jika ada salah pengucapan dan penulisan maaf ya :)

KAMU SEDANG MEMBACA
Dark Times- Jaeyong
Random" Kapan tuhan berpihak padaku- Ty " " Kau sangat menyedihkan- Jh " Untuk yang Dibawah Umur dan yang Homophobic diharap jangan baca. Jangan lupa follow, komen, dan vote ya sebagai semangat untuk up selalu. :)))