Selamat membaca 😊👍.
Taeyong terbangun dari tidurnya, dan dia melihat hyungnya duduk disofa yang sedang menerima telepon dari baekhyun hyung pikirnya.
Chanyeol yang melihat adiknya sudah terbangun langsung mematikan teleponnya, dan mengambil air untuk Taeyong. " Duduk, dan minumlah ". Ucap Chanyeol, ia pun hanya menurut, dan langsung menghabiskan air segelas. " Abis teleponan dengan siapa hyung? ". Tanya Taeyong pada hyungnya. Yang ditanya hanya diam tak bersuara, dirinya pun juga bingung, tidak biasanya hyungnya mendiaminya.
" Kau ingin kuliah di Korea, atau kau merindukan lelaki brengsek itu? ". Tanya Chanyeol to the point, demi Tuhan dirinya kenapa tak bisa menahan emosi, ia tak mau bikin Taeyong menangis. " A-apa maksudmu hyung? Aku tak mengerti apa yang kau ucapkan ". Ucap Taeyong dengan jujur, tapi di sisi hatinya dia memang merindukan Jaehyun, walaupun lelaki itu tidak merindukannya.
" Aku tidak akan mengizinkannya, aku tak ingin jika kau disakiti lagi ". Ucap final Chanyeol. " Tapi kenapa hyung? Aku hanya ingin kuliah, kau menuduh ku dengan bentakkanmu, kau terlihat seperti bukan hyung yang ku kenal. Hyung ku tak pernah sekali pun membentak, dan berbicara nada tinggi ". Isak Taeyong pun keluar.
Chanyeol pun panik mendengar ucapan, dan isakan adiknya. Ia langsung memeluk Taeyong, " Maaf, maaf kan hyung sudah membentak, dan menurutmu ". Sesal Chanyeol, ia hanya takut masa itu akan terulang kembali, itu benar-benar bagaikan mimpi buruk yang pernah ia alami. Taeyong hanya mengangguk, walaupun dirinya masik terisak.
" Tidak apa hyung aku memaafkanmu, tapi bisakah kau tinggalkan aku sendiri dahulu kumohon ". Pintak Taeyong pada hyungnya, ia langsung memeluk gulingnya, dan memejamkan matanya. Chanyeol merasa bersalah karna telah membentak Taeyong, ia pun beranjak dari kamar Taeyong.
...
" Ini sudah saatnya makan malam, bawa Taeyong kebawah makan bersama ". Suruh sang appa, ia pun langsung naik ke atas menuju kamar Taeyong.
Tok! Tok!
" Taeyong kau sudah bangun? ". Tidak ada respon dari dalam sama sekali, ia pun langsung masuk kedalam. Ini sudah malam tumben sekali adiknya masih tidur, " Taeyong bangun kau belum makan sama sekali daritadi ". Ucap Chanyeol, tapi tetap tak ada respon. Akhirnya ia pun berinisiatif untuk membuka selimut tersebut, betapa terkejutnya ia saat memegang badan Taeyong begitu panas, dan mengigau menyebut Jeong Jaehyun.
Ia pun langsung menggendong Taeyong, dan langsung menyuruh supir untuk menyiapkan mobil. " Apa yang terjadi?! ". Panik ia ketika melihat Chanyeol menggendong Taeyong dengan keadaan panik. " Aku juga tidak tau, tapi badannya begitu panas. Aku akan ke rumah sakit, appa, dan eomma ikuti mobilku dari belakang ne ". Suruh Chanyeol, ia pun langsung menuju mobil, dan langsung tancap gas.
...
" Bagaimana keadaannya dok? ". Tanya Chanyeol, pada saat dokter keluar dari ruangan dimana Taeyong diperiksa. " Keadaannya sudah membaikuntung kau tepat waktu membawanya sementara dia akan dirawat disini untuk beberapa hari, dia selalu menyebut nama seseorang. Kau bisa membawanya kemari agar perkembangannya membaik ". Ucap sang dokter, ia pun hanya diam termenung. Haruskah ia membawa Jaehyun kesini demi adiknya.
Sedangkan di Korea...
" Sudahlah Jae lupakan saja, lagian itu kan salahmu juga. Kenapa kau baru menyesal sekarang, terima saja takdir yang telah dibuat Tuhan untukmu ". Bujuk Johnny pada sahabatnya ini, lihat saja mata si Jeong menghitam karna kurang tidur.
" Aku ingin meminta maaf pada Taeyong, aku telah menyia-nyiakannya John. Apakah ini karma untukku? Jika iya aku menerimanya, tapi setiap kesalahan pasti ada kesempatan. Tapi kenapa kesempatan itu tidak ada untukku ". Ucap sedih Jaehyun, demi Tuhan jika kesempatan itu datang dia akan gunakan dengan baik, tapi kapan kesempatan itu akan datang padanya. Dia merindukan Taeyong, rasanya jika Taeyong ada dihadapannya, ia akan bersujud meminta maaf, dan memeluknya dengan erat.
" Berdoa saja semoga Tuhan memberimu kesempatan untuk bertemu dengannya, lagi pula jika kalian berjodoh pasti Tuhan akan mempertemukan dirimu dengan Taeyong ". Ucap Johnny seadanya, setidaknya itu membuat Jaehyun sedikit lebih baik.
Jangan lupa vote, dan komen ya 😊👍
Maaf jika ada salah penulisan yang kurang dimengerti.

KAMU SEDANG MEMBACA
Dark Times- Jaeyong
Random" Kapan tuhan berpihak padaku- Ty " " Kau sangat menyedihkan- Jh " Untuk yang Dibawah Umur dan yang Homophobic diharap jangan baca. Jangan lupa follow, komen, dan vote ya sebagai semangat untuk up selalu. :)))