08.

625 63 1
                                    

Selamat Membaca!!! :)))

3 Bulan kemudian.

Apakah Jaehyun masih menyiksa Taeyong? Jawabannya ya masih, ucapan dan nasehat sahabatnya tidak pernah ia dengarkan, hanya bagaikan angin lalu. Yuta, Johnny, dan yang lainnya tidak tau jika Jaehyun masih menyiksa Taeyong, karna Jaehyun melakukan penyiksaan pada Taeyong pada semua sudah pulang sekolah, hanya tersisa Taeyong yang biasanya suka menunggu supirnya disekolah.

Apakah Chanyeol tau jika adik cantiknya disiksa dan dibully oleh sepasang kekasih yaitu Jaehyun dan Naeun? Jawabannya juga tidak, karna Taeyong pandai menyembunyikan rasa sakit yang dialaminya. Dia tidak mau membuat hyung dan temannya khawatir, dan dia tidak mau merepotkan mereka.

Tapi anehnya sudah seminggu ini Jaehyun tidak menyiksanya, entah kenapa alesannya tapi Taeyong bersyukur tidak merasakan sakit lagi pada tubuhnya termasuk hatinya, karena setiap Jaehyun memukulnya Jaehyun akan berucap kasar yang membuatnya sakit hati.
.
.
.

Hari ini adalah, hari ulang tahun Taeyong yang ke- 18 tahun. Chanyeol berencana akan membelikan adiknya hadiah, yaitu mobil sport yang telah dia janjikan pada adik manisnya.
Chanyeol akan memberi kejutan pada adiknya nanti setelah pulang sekolah, semoga dia tidak memiliki urusan di markas.

Taeyong, dan teman- temannya sedang makan bersama dikantin. Winwin, dan Doyoung mulai akrab dengan Taeyong dan juga Ten. " Oh iya Ten kulihat- lihat kau sedang dengan Johnny Suh ". Tanya Doyoung yang penasaran, Ten yang ditanya hanya tersenyum malu dan mengangguk.

Setelah makan dikantin, sekolah dipulangkan cepat karena Chanyeol yang meminta. Karena dia ingin memberikan kejutan pada adiknya, teman- teman Taeyong sudah pulang duluan kenapa Taeyong tidak bareng mereka? karena Taeyong bilang dia sudah mengabari Pak Kim.
Pada saat Taeyong menunggu Pak Kim, tiba- tiba tangannya ditarik paksa oleh Seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah Seorang Jeong Jaehyun. Taeyong tidak tau mau dibawa kemana, tapi tangannya sakit karna cengkraman kuat yang dilakukan oleh Jeong Jaehyun.

BRUK!

Badan Taeyong dilempar kedalam gudang begitu saja oleh Jeong Jaehyun, Taeyong hanya meringis ketika merasakan sakit dibagian pinggangnya yang mengenai ujung meja. " Kudengar kau ulang tahun benar bukan, bagaima sebagai traktirannya aku mencicipi Tubuh Jalangmu yang sudah kotor itu? " Sarkas Jaehyun dengan smirk. Demi tuhan ujian apalagi yang diberi tuhan, kenapa dunia begitu tidak berpihak padanya, rasanya Taeyong ingin melenyapkan dirinya sendiri.
Jaehyun yang melihat Taeyong yang menangis, hanya menatapnya dengan muak.

Tiba- tiba Jaehyun langsung melepas paikan Taeyong dengan paksa. Taeyong yang diperlaukan seperti itu dia kaget dan berusaha melawan, tapi tak bisa karna tenaga Jaehyun lebih kuat dibanding dia. Taeyong hanya pasrah, dia merasa sudah kotor dan itu benar- benar memalukan.
.
.
.

Setelah 3 jam memperkosa Taeyong, Jaehyun langsung memberikan hoodienya pada Taeyong.
" Pakailah hoodie itu, tak perlu dikembalikan karna aku tak butuh barang bekas dari Seorang Jalang sepertimu. " Ucap Jaehyun dan dia melempar hoodie itu tepat pada wajah Taeyong yang sedang menangis.

" Jika kau tak mencintaiku dan menolak perjodohan itu, maka katakanlah dengan baik- baik bukan dengan cara kasar. karena kau bukan hanya melukai hatiku saja, tapi kau juga melukai fisik dan mentalku Jeong ". Lirih Taeyong dia benar- benar lelah. Jaehyun yang mendengar ucapan Taeyong, kenapa begitu menusuk dan kenapa hatinya sakit.

Taeyong hanya bisa menangis, dia benar- benar telah dilecehkan oleh orang yang dia cintai. Dirinya merasa seperti Jalang, Takdir seakan- akan sedang mempermainkannya.

Setelah memakai pakainnya dan hoodie yang diberi oleh Jaehyun dengan cara yang tidak sopan. Taeyong mencuci muka terlebih dahulu takut hyungnya cemas melihatnya menangis, Taeyong melihat dirinya dikaca dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Setelah membersihkan wajahnya Taeyong langsung keluar menuju parkiran dengan lesu dan tatapan kosong, ah ternyata Pak Kim belum dateng. Taeyong mengecek Hpnya ternyata Pak Kim memberinya kabar bahwa dia tak bisa menjemput dikarenakan Istrinya sakit, ooh dia melupakannya jika Pak Kim sudah izin tadi pagi padanya dan juga hyungnya.

Taeyong menuju halte bus dengan pandangan kosong. Setelah sampainya di Mansion dia tak melihat mobil satu pun, Taeyong langsung masuk kedalam dan disambut oleh Bibi Kim, Taeyong hanya memberi senyum tipis dan langsung naik keatas menuju kamar. Bibi Kim yang melihat Tuan kesayangannya ada yang berbeda dengan sikapnya, curiga tumben sekali Tuan Taeyong seperti itu apa dia memiliki banyak tugas, Bibi Kim ingin bertanya mungkin nanti biarkan Tuan Taeyong beristirahat dulu.
.
.
.

Taeyong langsung mandi dan membersihkan badannya yang sudah kotor, dia benar- benar ingin mati rasanya. Taeyong duduk dibawah shower yang menyala sambil menangis memeluk dengkulnya, " Tuhan apa salahku, kenapa kau beriku takdir yang begitu sangat menyakitkan. Aku benar- benar mencintainya, tapi kenapa dia memperlakukanku seperti Jalang ". Tangis Taeyong semakin kencang dan terdengar sangat menyayat hati.

Setelah cukup menangis, Taeyong langsung memaki baju dan langsung merebahkan dirinya dikasur. Lagi- lagi Taeyong menangis saat mengingat hal digudang tadi yang dilakukan oleh Jaehyun pada dirinya, Taeyong menangis hingga dia terlelap tidur dalam keadaan mata sembab.

PRANG!
PRANG!
PRANG!

Taeyong terbangun karna mendengar suara pecahan barang, suara ribut dilantai bawah. Dengan langkah yang lesu Taeyong keluar kamar untuk mengecek apa yang terjadi dibawah, apa Bibi Kim tak sengaja memecahkan piring?

Setelah keluar kamar Taeyong mengecek dari atas apa yang terjadi dibawah. Betapa terkejutnya dia melihat ada segerombolan orang berpakaian hitam dan juga bersenjata. Mereka membuat gaduh dan merusak barang atik milik Eommanya, dan lebih mengejutkannya lagi, orang yang dia kenal, tergeletak dengan darah.

" Oh ternyata anak itu ada disini, Yunho dan Chanyeol benar- benar menyembunyikan kau dengan hebat. Tapi tidak dengan kali ini ". Ucap Seseorang dengan senyum kemenangan.




















Jangan lupa Voten dan Komen.
Jika ada salah Penulisan dan pengucapan maaf ya. :)))

Jangan lupa follow ya. :))






Dark Times- JaeyongTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang