Selamat Membaca!!!! :)))
Setelah kepergian Jaehyun, Chanyeol langsung menelepon Sehun untuk mengurus Naeun besok. Chanyeol kembali menangis melihat Taeyong terbaring dengan selang-selang ditubuhnya, jika saja dia tidak meninggalkan adiknya sendirian dirumah pasti ini tidak akan terjadi.
Keesokkan Harinya
" Selamat pagi Tuan Chanyeol, silakan duduk ". Sapa Dokter Huang, Chanyeol langsung duduk dengan wajah tanpa ekspresi. " Aku ingin menanyakan tentang kondiri Taeyong ". To the point Chanyeol, " Aku tidak bisa banyak membantu, aku sudah berusaha yang terbaik. Tapi jantungnya terlalu lemah kemungkinan selamat hanya 45%, kita serahkan saja pada tuhan. Tapi besok kita harus memindahkan pasien ke luar negeri ke Rumah Sakit yang lebih besar ". Chanyeol yang mendengar ucapan Dokter Huang hanya termenung adiknya hanya selamat cuman 45%, dia akan menyuruh Sehun untuk mengurus tiket ke luar negeri untuk mendapatkan Rumah Sakit yang lebih besar.
" Terimakasih Renjun, aku harus pamit karna ada urusan lain ". Chanyeol langsung keluar berdiri dan keluar dari ruangan Dokter Huang. Renjun yang melihat Chanyeol hyung pergi hanya menatapnya dengan nanar, " Akan ku usahakan untuk menyelamatkan Taeyong hyung, dia sudah banyak membantuku, dan aku sudah menganggap Taeyong hyung sepeti kakakku sendiri ". Lirih Renjun, Keluarga Lee sudah baik kepadanya keluarganya, maka dia akan membalas kebaikan Keluarga Lee.
Sekolah
Para murid dibuat penasaran dengan kedatangan banyak mobil sport, dan itu tidak hanya satu melainkan ada 5. Dan lebih mengejutkannya lagi ada Naeun yang diikat dan ditarik oleh Kai. Dari kejauhan Jaehyun melihat itu semua dia penasaran dan ada rasa takut dalam dirinya muncul.
" Ah perhatian semuanya aku ingin memberikan tontonan gratis, jika berminat kumpul dan belilah cemilan terlebih dahulu untuk bersantai ". Teriak Ten dengan senyum merekah dibibirnya, ya dia ikut andil untuk membalaskan dendam sahabatnya yang sedang terbaring koma di Rumah Sakit. Tadinya Chanyeol tidak mengizinkannya tapi Ten sangat pemaksa, jadi dia mengizinkannya karna dia tau Ten ini sayang pada adiknya jadi dia mengizinkannya.
Para murid mulai berbisik-bisik, dan ada beberapa murid yang bertanya penasaran apa yang terjadi. " Ah daripada kalian penasaran lebih baik ku beritahu ". Ucap Chanyeol dengan seringaian diwajahnya, para murid yang melihat itu hanya takut. Chanyeol memberikan aba-aba pada Sehun untuk mengikat Naeun ditiang bendera, " K-kumohon jangan bongkar semunya, aku berjanji tidak akan menganggunya lagi ". Lirih Naeun dengan suara tersendat, para murid makin penasaran siapa yang dimaksud dengan " Dia ".
" Jalang ini membuat adikku koma di Rumah Sakit, dia tidak hanya menggoda diriku tapi dia suka sekali menggoda banyak lelaki termasuk orang yang sudah tua. Ah dia banyak mendapatkan duit berkat menjual tubuhnya, bagaimana aku bisa tau? Karna Bar itu milik adikku ". Ucap Chanyeol dengan santai, Jaehyun yang mendengar itu terkejut.
" Lee Taeyong dia adikku yang sedang terbaring koma, karna ulah jalang ini. Aku akan memberinya pelajaran yang impas. Aku sengaja memperlihatkannya didepan kalian, karna aku ingin kalian tau sekejam apa dendam itu. Dan aku tau siapa saja yang telah mengucilkan adikku ". Chanyeol segera mengeluarkan pisau kecil yang sudah dia siapkan untuk Naeun.
Saat ingin mengarahkan pisau itu ke muka Naeun tiba-tiba saja teleponnya berbunyi.Drrt drrt drrt
" Ada apa Renjun? ". Tanya Chanyeol.
" Bisakah hyung datang secepatnya! Taeyong hyung kejang-kejang kumohon cepatlah kemari ".
Chanyeol langsung mematikan telefonnya untuk segera pergi ke Rumah Sakit, sebelum dia pergi dia menodongkan pistol ke kepala Naeun.
Dor!
Dor!
Dor!Chanyeol menembak tepat dikepala Naeun tiga kali, " Selamat tingga Jalang! ". Sarka Chanyeol dengan tanpa ekspresi, " Kita harus segera ke Rumah Sakit, Taeyong mengalami kejang-kejang perasaanku benar-benar takut ". Mereka semua yang mendengar itu syok, Jaehyun yang mendengar itu juga terkejut dia mengikuti Chanyeol dari belakang, dia ingin melihat Taeyong.
Para murid hanya mematung mendengar ucapan dan suara tembakkan Chanyeol, mereka semua ketakutan. Ada yang menangis dan ada yang pingsan juga karna saking takutnya.
Sesampainya Di Rumah Sakit.
Chanyeol, Jaehyun, dan yang lainnya langsung berlari menuju ruang inap Taeyong. " Renjun Bagaimana keadaan Taeyong? ". Tanya Chanyeol pada Renjun, " Kita tak punya banyak waktu, jantungnya melemah kita harus membawanya ke tempat yang sudah aku beritahu kemarin. Aku tidak mungkin menggunakan pesawat umum, aku sudah bilang Tuan Lee untuk menggunakan pesawat milik Keluarga Lee untuk tidak membuang waktu. " Chanyeol hanya bisa berdoa pada Tuhan agar adiknya selamat. Jaehyun yang melihat pemandangan itu merasa sangat bersalah, betapa bodohnya dia.
" Bisa kita berbicara berdua Tuan Jeong Jaehyun ". Seketika badannya kaku saat mendengar namanya disebut dengan embel-embel oleh Chanyeol.
Jaehyun langsung mengikuti Chanyeol dari belakang bersama Sehun. Sehun merapalkan doa semoga saja Chanyeol menepati janji yang pernah Taeyong ucapkan padanya dan juga Chanyeol.
Maaf jika ada salah penulisan dan pengucapan.
Maaf ya baru up. :)))

KAMU SEDANG MEMBACA
Dark Times- Jaeyong
Random" Kapan tuhan berpihak padaku- Ty " " Kau sangat menyedihkan- Jh " Untuk yang Dibawah Umur dan yang Homophobic diharap jangan baca. Jangan lupa follow, komen, dan vote ya sebagai semangat untuk up selalu. :)))