Bab 43 Curhat

100 86 67
                                        

Hay gais?

✨Reading ✨

"Kenapa kita tidak bisa mereka kan
Seseorang kerna di dalam lubuk hati
Kita, masih menyimpan harapan"

Fero Farrelino Putra

Setelah menyimpan alat tulisnya
Baru lah Gita keluar kelas dengan
Buku novel dan buku harian di
Tangan nya.

"Kantin nya mana sih" guman Gita.

"Kak mau tanya kak kantin nya di
Sebelah mana ya kak" tanya Gita
Ke salah satu cewe yang kebetulan
Lewat.

"Nanti kakak belok kanan aja kak
Terus nanti ada tulisan belok kiri
Kakak lurus aja sampe deh kak"

"Ohh makasih ya kak"

"Iya kak sama sama kak"

"Bingung gw mending gw lurus aja
Kali ya, kayak nya di belakang ada
Taman deh mending gw ke taman
Aja bingung kalo ke kantin" ujar
Gita lalu mengambil henset dari
Saku rok nya lalu memasang
Henset itu ke telinganya.Setelah
Selesai baru lah dia melangkahkan
Kan kaki nya sambil bersenandung
Kecil.

Sesampainya di taman belakang
Gita langsung duduk di salah satu
Gazebo lalu membuka buku harian
Nya dan mulai menulis.

Hanya dua alasan yang membuat
Seseorang menutuskan pergi
Sejauh mungkin. Satu kebencian
Yang amat besar, satu lagi
Rasa cinta yang amat dalam.
Dan aku pergi karna opsi kedua.

24 Oktober 2021

To:Haikal Al Antonio.

Setelah selesai menulis baru lah Gita
Menutup buku harian nya. Belum
Sempat dia menutup nya seseorang
Dengan paksa menarik paksa buku
Harian ya.

"Etss,hanya dua alasan yang membuat seseorang menutuskan pergi sejauh Mungkin. Satu kebencian yang amat Besar, satu lagi
Rasa cinta yang amat dalam.
Dan aku pergi karna opsi kedua.
Bagus juga Qeutes lo bagus juga"
Puji Faro yang baru saja datang.

"Lo kayak jelangkung ya datang
Enggak di undang pulang enggak
Di antar kanget nih gw kalo datang
Tuh ucapain Shalom kak hay kek"
Sewot Gita.

"Gw boleh duduk sini kan" tanya
Fero ke Gita.

"Terserah" balas acuh Gita.

"Gw rasa lo datang ke sini karna
Cinta lo enggak terbalas kan atau
Lo selama ini mendam perasaan
Ya kan" ucap Fero sambil menoel
Noel pipi Gita.

"Kalo iya emang kenapa masallah
Buat lo"
Dan tampa izin dari Gita, Fero
Langsung menulis di buku harian
Gita.

"Kenapa kita tidak bisa mereka kan
Seseorang kerna di dalam lubuk hati
Kita, masih menyimpan harapan"

Fero Farrelino Putra

"Lo tau gak matsut yang gw tulis ini
Matsut nya kenapa lo enggak bisa Melupakan si Haikal itu karna
Lo masih menyimpan harapan
Ke dia" ujar Fero menatap ke
Arah Gita yang juga sedang senatap
Nya.

"Lah terus kenapa lo mundur buka nya.
Lo masing sayang sama dia?

"Udah saat nya aku sadar kalo
Ternyata emang bukan gw orang
Ny mau sekuat apa pun gw bertahan
Kalo dia enggak cinta sama gw
Yaah...enggak bisa di paksa" balas
Gita dengan menatap ke arah depan
Dengan tatapan kosong.

Rara [ Proses Penerbitan ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang