Hay gais apa kabar?
ini cerita pertama aku!
Hay gais aku cuman mau kasih tau info buat kalian, ini cerita pertama aku jadi jika nanti ada kesalahan di kata katanya tolong di maklumin ya dan kasih saran.
"Sukses bukanlah kunci menuju kebahagiaan. Kebahagiaan adalah kunci kesuksesan, jika kamu menyukai apa yang kamu lakukan, percayalah kamu akan berhasil"
Rara Violenta Philota
✨Reading✨
"Ra..... bangun Ra... " tekok seorang wanita tua yang berumur 55 tahun.
"Ra... kamu kan mau sekolah masa, Hari pertama langsung telat" ujar Wanita tua itu lagi namanya Dewi Kartika.
Dia adalah wanita yang membesarkan Seorang gadis cantik yang di tinggal Kedua orang tuanya kerena, insiden Kecelakaan.
"Huhh iya Nek ini Rara udah bangun Kok" ucap gadis itu dari balik pintu Kamar lalu melangkah kan kakinya, Kamar mandi untuk bersiap siap
Hanya membutuhkan waktu 20 menit Gadis itu telah siap.
"Pokoknya aku harus manfaatin biaya Siswa ini sebaik baiknya, biar Nenek Bangga sama aku" guman gadis itu Sambil menyisir rambut hitam nya.
Gadis yang memiliki rambut sebahu Yang hitam pekat itu memang dapat, Biaya siswa di sekolah ternama yaitu SMA Negeri Metodis sekolah ternama, Yang murid murid nya anak Konglomerat dan beranda.
Nama gadis itu adalah Rara violenta Philotra.
Gadis yang hidup dengan sederhana, Gadis yang dibesarkan oleh Nenek Dan Kakek nya dari umur 5 tahun.
Kejadian beberapa tahun lalu.....
Flashback...
"Ma Vano mau belik es crim Ma" ujar seorang bocah laki laki umur 3 tahun
yaitu adik dari Rara.
"Entar ya Mama ajak Papa biar kita Bisa bareng perginya"
"iya Ma "
"Vano emang mau beli es krim "tanya Seorang pria yang bertubuh kekar Yaitu ayah Rara.
"Rara mau ikut beli es "
"Ra..Rara enggak ikut sama Papa Sama Mama beli es krim" tanya Papa Rara ke Rara.
"Enggak Pa Rara mau di sini aja jaga Resto" ujar gadis kecil berumur 5 Tahun itu.
"Kalau gitu Papa pergi dulu ya sama Mama sama Vano" dan diangguki Gadis itu.
Memang keluarga Rara memiliki Restoran makan ras Korea, Jepang dan Indonesia.
Tetapi setelah beberapa jam ada Seseorang yang menelpon, dan Memberi tau bahwa keluarga Rara Sudah tidak ada lagi.
Flashback of
Sejak saat itu Rara tinggi bersama Nenek dan Kakek nya nama Kakek Rara Ivan Reynaldi Philotra.
"Pagi Nek, Kakek" sapa Rara sambil Menarik satu bangku dan Mendudukkan dorongnya disitu Sambil senyum manis ke Ivan dan Dewi.
"Pagi Ra" jawab serempak orang tua itu.
"Maaf ya Nek, Rara hari ini bangunya kesiangan"ujar Rara tidak enak hati
Ke Dwi.
"Enggak apa apa kok Ra, Nenek ngerti Kok"
"Makasih Nek"
"Sama-sama Ra"
"Kamu kan nanti MOS Ra?" tanya Ivan Ke Rara.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rara [ Proses Penerbitan ]
Teen Fiction{Jangan lupa follow sebelum membaca} No. Plagiat!! "Meski perasaan itu penting mimpi adalah Hal utama yang lebih dahulu harus di kejar" Rara violenta Philotra gadis sederhana yang hidup bersama nenek dan kekek nya kerena, kedua keluarga nya mengala...
![Rara [ Proses Penerbitan ]](https://img.wattpad.com/cover/281526038-64-k839519.jpg)