Bab 48 Gita Kembali Extra Part (1)

96 97 57
                                        

Hay gais?

"Seharusnya katakan jika, bener bener
Suka agar aku tidak mendam rasa
Selama ini"

Gita.

✨Reading ✨

Toka tok tok

"Iya tunggu bentar" teriak Mami Mawar dari dalam rumah.

Ckk lekk...

"Iya cari sia... pa GITA, MARIA" ucap
Mami Mawar syok melihat kehadiran
Gita dan Tante Maria.

"Apa kabar Kak sehat kan" tanya
Tente Maria sambil memeluk
Mama Mawar.

"Sehat kalian jam berangkat nya
Tadi ini siapa ganteng banget" tanya
Mami Mawar menunjukkan ke
Arah Fero. Ya Fero juga ikut bersama
Mereka.

"Shalom Tente saya pacar nya anak
Tente dan kayak nya bentar lagi
Saya juga akan menjadi menantu
Tante" ujar Fero menjalin punggung
Tangan Mami Mawar dengan sopan.

"Isss, apan sih" sewot Gita menyeggol
Lengan Fero.

"Kan memang benar sayang kita
Pacaran" balas Fero menggoda
Gita mengedipkan sebelah matanya.

"Udah Ma enggak usah di dengerin
Nih anak emang rada rada ngeslek"
Balas Gita menarik koper nya masuk.

"Udah yuk Nak Feroi kita masuk pasti
Kalian cape" balas Mami Mawar
Menuntun Fero masuk ke rumah.

Sesampainya di kamar Gita langsung
Menjatuhkan tubuh nya di kasur
Empuk impiannya.

"Huh, kangen banget sama kamar
Ini" monolog Gita melihat ke atas
Langit langit kamar nya.
Ingatan nya kebali ke seseorang.
Yang begitu iya rindukan.

"Aku berhasil melupakan mu,
Aku berhasil tertawa riang melewati
Rasa sakit itu, aku berhasil Menghilangkan rasa sesak saat
Megigat namanya... ya semuanya
Sudah terbiasa saja aku juga
Sudah bisa melepaskan nya
Namun aku berhasil mencintai
Seseorang setelahnya" batin
Gita dengan mata yang berkaca
Kaca.

Tok tok tok

"Siapa" tanya Gita.

"Buka jendelanya" ujar seseorang dari
Balik kaca.

"Enggak, bilang dulu siapa nama lo"
Ucap Gita was was bahkan dia sudah
Menyiapkan sapu sebagi senjata.

"Pacar lo" balas orang itu.

"Fero" beo Gita membuka jendela
Kamar nya.

"KAK HA.. UUFFF" belum sempat
Gita menyelesaikan kalimat nya
Haikal langsung menutup mulut
Nya dengan tangannya.

"Kenapa hm" ucap Haikal
Menekan setiap kata katanya.

Sontak Gita hanya menggangkuk.

"Kakak ngapain di sini nanti, kalo
Mami lihat pasti Mami marah" bisik
Gita sesekali melihat ke arah pintu
Takut Mami Mawar tiba tiba datang.

Rara [ Proses Penerbitan ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang