Hay gais!
"Mampus, lo"
Lara Zaina Shalleta
✨Reading✨
Angin, bertiupan kencang udara sejuk
Banyak daun daun kering berserakan,
Di halaman sekolah karna angin yang
Kencang, seorang gadis sedang Menangis di bawah pohon, besar .
"Ini, semua gara gara si Samsur nih,
Kan gw jadi bahan omongan satu Sekolah, coba aja dia tadi enggak Lewat pasti, enggak kayak gini Kejadian nya" ucap Lara meyeka air
Mata di pipinya.
"Gw tau gw lemah, gw tau gw Pengecut yang lari dari masalah"
"Pokoknya gw harus, kasi pelajaran Sama si Samsur enak, aja dia yang Buat masalah gw, yang kena Imbasnya"monolog Lara dengan Dengan tangan mengepal rambut nya
Yang tadi nya di kucir kini di gerai Secara kasar.
" Samuel, mati lo sekarang "teriak Lara di depan kelas Xll IPS 1
Karna teriakan Lara kini mereka Jadi
Pusat perhatian.
" Woiii, tuh si Lara ngapain ke sini
Teriak teriak kayak di pasar" ujar
Raya yang tadi nya main game online.
"Woiiii, Samuel nama lo, pengecut
Lo" teriak Lara lagi.
"Sam, lo di panggil tuh sama Lara" Surah Abi membanguni Samuel yang
Tadinya tidur.
"Mager"
"Panas nih kuping gw dengar, Teriakan dia, sampai kek" suruh Danu lagi.
"Samsur mana lo, pengecut lo" teriak
Lara langsung masuk ke kelas Xll IPS 1
Tampa mengetok.
"Ohh, enak banget lo, ya gw di omelin
Sama Bu Natal lo, malah tidur enakan
Di sini, bagun lo" ujan Lara memukul
Kepala Samuel dengan buku kamus
Bahasa Inggris.
"Kok, lo, jadi cewek kasar banget sih"
Ujar Samuel memegang kepalanya Yang masih sakit.
"Ayuk ikut gw lo, sekarang ke ruang
Guru" dengan tampa ada ada Lara
Langsung menarik pergelangan Tangan Samuel.
"Kayak lampir ya si Lara kalau lagi Marah apa lagi teriak teriak Tadi,bukannya takut tapi merinding
Gw" ujar Abi dengan kekehan.
"Kita samperin yuk, kasihan Samuel
Pasti kuping nya mau putus karna Dengar suara cempeng Lara" ajak
Ray dan di angguki mereka semua.
Sedangkan di lain tempat Rara, Gita
Dan Alya sedang cemas memikirkan
Lara.
"Apa aku tadi terlalu keras ya gais ke
Lara, makanya dia sampe lari" tanya
Rara yang tidak enak hati.
"Enggak, kok Ra emang Lara aja kali
Yang kebawa emosi, dia cuma butuh
Waktu sendiri kok, jadi lo enggak Usah enggak enakan gitu"
"Kok itu rame rame ya" tunjuk salah
Satu siswa perempuan.
Rara, Alya dan Gita yang mendengar
Itu pun mengalihkan pandangan ke
Arah yang di tunjuk siswa perempuan
Tadi.
"Kok, Lara tarik kuping Kak Samuel
Ya" ujar laki-laki yang duduk pojok.
"Kita samperin yuk gais" ajak Rara.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rara [ Proses Penerbitan ]
Teen Fiction{Jangan lupa follow sebelum membaca} No. Plagiat!! "Meski perasaan itu penting mimpi adalah Hal utama yang lebih dahulu harus di kejar" Rara violenta Philotra gadis sederhana yang hidup bersama nenek dan kekek nya kerena, kedua keluarga nya mengala...
![Rara [ Proses Penerbitan ]](https://img.wattpad.com/cover/281526038-64-k839519.jpg)