19. TERBONGKAR

28.8K 3.1K 186
                                    

Itu yang kemaren-kemaren ngehujar Syera bodoh, di ajak baku hantam sama Raka di kamar.

---

Sebuah suara teriakan membuat mereka semua beralih menatap asal suara, Bara berlari membantu Mona berdiri tapi karna kaki Mona yang tak bisa di gerakkan membuat Mona kembali jatuh, Bara dan Papa Syera membantu Mona kembali duduk di kursi roda.

"Yah pahlawan kemalaman dateng!" Ucap Zaska

"Kok kemaleman?" Tanya Clara

"Kan sekarang malem Ra!" Ucap Alera

"Oh iya juga" ucap Clara

"Unfaedah" gumam Mesya

"Sabar bener gue punya cewek lemot kaya dia" gumam Ardan

"Cewek gue dong, the best!" Ucap Abi

"Kaga perduli"

"Kebusukan apa maksud kamu?" Tanya Bunda Zaska yang baru turun dari kamarnya dengan Ayah Zaska bersamaan pula dengan Mama Syera yang baru turun.

"Mumpung lagi kumpul mending sekarang segel mereka!" Ucap Alfa, Abi dan Ardan langsung memegangi lengan Bara dan Mona menjadi sebuah segel.

"LEPASIN! BANGSAT!" Bentak Bara

"Bacod kutil babi!" Ucap Abi

Tiba-tiba sebuah layar besar hadir di ruang tamu, sebuah video dan pesan-pesan email terpampang disana ada juga file dokumen.

---

Selasa, 18 November 2018.

Bara berjalan kearah sebuah gudang di sekolahnya, laki-laki itu hendak masuk kedalam gudang untuk mengambil bola basket. Bara masuk kedalam gudang lalu mengambil sebuah bola yang berada di pojok ruangan. Saat laki-laki itu hendak berbalik ia di kagetkan dengan seseorang yang mirip dengannya tengah tersenyum miring.

"Hai, Bara!" Sapa orang itu

"Siapa lo?" Bara menatap datar orang itu

Seseorang itu kemudian melepaskan topengnya, ternyata dia memakai topeng yang menyerupai Bara. Laki-laki yang memakai topeng itu tersenyum miring ke arah Bara.

"Irwan Subroto" desis Bara

Irwan Subroto, laki-laki ini adalah anak bungsu dari keluarga Subroto yang dimana keluarga itu adalah musuh keluarga Mardio, lebih tepatnya Tuan Subroto dan Ayahnya bermusuhan di dunia bisnis ataupun secara pribadi.

"Yes! Betul sekali erpibadih," ucap Irwan

"Mau apa lo!" Ucap Bara rendah tetapi tajam

"Liat belakang lo" ucap Irwan tapi sama sekali tak di hiraukan oleh Bara

Brak

Bara terjatuh ketika merasakan kepalanya di pukul oleh balok kayu, Bara hendak bangkit tetapi Irwan kembali memukul Bara tepat di bagian kepala sebanyak tiga kali. Bara langsung tak sadarkan diri saat itu juga.

Transmigrasi FiguranTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang