Ratu Oiks kini hidup makmur dan bergelimang harta ,mau apapun pasti ia dapatkan kecuali suami baru bisa-bisa dibantai raja Sato dianya.
Ia saat ini sedang jalan-jalan sendirian keliling istana sekalian cuci mata. Rasa penasaran menghampirinya saat ia melihat sebuah kastil kecil yg tak dijaga oleh satu prajurit pun,kaki jenjang nya melangkah kesana
Melihat pintunya tak terkunci ia pun memasuki kastil kecil tersebut,ia sedikit terbatuk kala debu-debu kecil beterbangan saat ia membuka pintu.
Di dalam kastil itu tak ada yg aneh,hanya ada beberapa barang tak terpakai yg disimpan disana. Seperti nya kastil itu dijadikan gudang barang tak terpakai,kemudian perhatiannya teralih saat melihat sebuah benda yg sedikit memantulkan cahaya.
Ia berjalan mendekat dan membuka kain yg sedikit menutupi benda tersebut,nampak sebuah kaca yg berukuran cukup besar disana,ukurannya kira-kira setengah tubuh ratu oiks.
"Oh? Hanya cermin,kukira berlian"
Ratu kemudian melemparkan kain itu sembarang menutupi kembali cermin itu,belum jauh ia melangkahkan kaki untuk menelusuri barang-barang yang lainnya,sebuah suara menginterupsi menghentikan langkahnya.
"Hai maniesss jangan pergi dulu~"
Ratu Oiks terkejut mendengar suara tanpa wujud tersebut, segera ia memasang kuda-kuda untuk bertarung meski pun bulu kakinya bergetar.
"S-s-si-siapa disana??!!!"
"Tak perlu takut,aku disini.. didalam cermin yg barusan kau lihat"
Sang Ratu yang berjenis kelamin jantan itu meneguk ludah pelan,terlihat dari jakunnya yg naik turun perlahan. Dengan tangan gemetar ia menyibak kembali kain penutup cermin yang ia lempar sebelumnya.
'Datanglah ke Kerajaan Shiratorizawa!!'
"Kyaaaaaaaaaakkkk!!!!!!!!"
Tanpa sadar ratu Oiks melempar aipon berlogo pisang digigit setengah miliknya sampai layarnya retak, setelah nya ia mengumpat.
"Si*l*n!!!!!! Siapa yg ganti ringtone hape gue kambeng!!!!!!!!!!!!!!"
Tuk... Tuk.. Tuk...
Terdengar suara ketukan dari dalam cermin, mengalihkan atensi sang surai coklat.
"Tenanglah ratu,tak perlu mengamuk. Aipon masih bisa dibeli,harta raja kan masih banyak"
Ratu Oikawa langsung saja sumringah setelah mendengar penuturan cermin tersebut.
"Betul juga, sekarang kan aku sudah menjadi kaya raya setelah menikah. Apapun bisa kubeli hahahaha termasuk peternakan buaya darat Mbah Endeavor"
Seakan tersadar suatu hal,sang ratu kembali menoleh kearah cermin tersebut.
"Oh cermin kenapa kau bisa bicara? Sebenarnya siapa kau? Apa jangan-jangan Bloody Mary?? Hiiiiiiyyyy" seketika ia merinding.
"Tak perlu takut ratu,aku hanyalah sebuah cermin ajaib biasa yg bisa menjawab semua pertanyaan mu"
"Benarkah? Semua?"
"Tentu saja"
"Makanan apa yg tidak boleh dimakan dipagi hari?"
"Batu?"
"Iyasih,tapi jawabannya bukan itu"
"Lantas apa ratu?"
"Makan siang xixixi" ratu Oikawa cekikikan sendiri
"Astagay jokes kok malah jadi bapack-bapack"
Setelah menemukan cermin itu,sang ratu memajangnya didalam kamar tidur. Setiap hari sang ratu selalu berbicara pada cermin itu baik menanyakan hal yang tidak masuk akal bahkan sampai yang nyeleneh.
Raja Sato yg melihat ratu sering berbicara sendiri didepan cermin hanya bisa menggeleng. "Sepertinya saya harus cari bini baru yg lebih waras"
Suatu pagi saat sang ratu tengah nyemil semangkuk cicak goreng,ia bertanya pada cermin.
"Wahai cermin ajaib.... Kenapa ayam kakinya dua??kenapa tidak enam?"
"Ratu apakah ada pertanyaan yg lebih ngotak sedikit?"
"Ya maap... Daku kan hanya bertanya... Oh cermin ajaib siapakah orang termanis di negeri ini?"
"Tentu saja anda ratu"
Ratu Oikawa tersenyum lebar layaknya kuchisake onna kemudian ia tertawa, tiba-tiba saja tawa jahanam itu terhenti tatkala ia tersedak ekor cicak goreng yang dimakannya.
~~~~~~~~~~👑❄️~~~~~~~~~~~~
Waktu demi waktu berlalu,pangeran Kaminari kecil pun kini mulai beranjak remaja. Menjadi sosok pemuda manis yg rada sableng.
Kenapa demikian?
Berkat didikan ibu tirinya kelakuan remaja ini memang agak nyeleneh dari kebanyakan remaja lainnya.
Pernah suatu ketika pangeran Kaminari tidak makan sehari semalam sehingga membuat geger seisi istana. Setelah ditelusuri ternyata Kaminari keasikan menghitung jumlah kutu babi ngepet peliharaan ibu tirinya sampai lupa waktu makan.
Raja Sato sampai ingin resign jadi raja setelah melihat kelakuan anak semata wayangnya.
Sementara itu seperti biasa ratu Oikawa mematut dirinya didepan cermin ajaib dikamarnya.
"Wahai cermin ajaib siapakah orang termanis dinegeri ini?"
Kali ini cermin memberikan jawaban berbeda kepadanya, membuatnya agak murka.
"Tentu saja anak tiri anda ... Pangeran Kaminari"
Menggertakan giginya,ratu Oikawa mulai memikirkan rencana jahat untuk menyingkirkan sang pangeran.
"Sepertinya aku harus membayar pemburu untuk membunuh anak itu dihutan,jadi aku tak perlu mengotori tanganku sendiri Hahahahahaha"
Ratu Oikawa tertawa nista,suara tawanya bahkan terdengar sampai keluar kamar.
"Ayahanda Raja, sepertinya ibunda ratu mulai stres. Sepertinya kurang duit" ucap pangeran Kaminari sambil menggosok arang sampai putih.
"Mungkin perkataan mu benar nak,mungkin ayah harus cari istri baru yang lebih waras setelah ini"
TBC
Halo~ apa kabar? Kangen Yuki gak?
Dah lama Yuki gak mampir kesini 😅 ada yg Masi ingat book ini kah?
Jangan lupa voment 👐

KAMU SEDANG MEMBACA
Hero Academia Receh Story [BnHA]
HumorCerita receh tentang para murid dari sekolah pahlawan Akademi Yuuei.. Mengandung unsur Shonen-Ai Buat yg homophobic ini bukan yg kalian cari :) Semoga suka ^v^ Plus Ultra ✊ [#860 Dalam Humor] {09/2018}