Nayra POV
Pagi hari datang begitu cepat. Aku membuka mata dan sedikit bersyukur karena pagi ini aku bangun lebih dulu dari Pak Adi atau lebih tepatnya sekarang aku ingin membiasakan diri dengan memanggilnya Mas Adi. Ya sesekali juga bisa ku panggil Mas papa hanya sekadar untuk menggodanya.
Rasanya memang menggelikan karena aku dan Mas Adi baru dua bulan menikah tapi kami sudah lengket sekali bahkan dia mengungkapkan perasaannya kepadaku.
Satu hal yang tidak aku percaya, dia mencintaiku. Mas Adi mengaku dia jatuh cinta padaku dan berjanji untuk membahagiakan aku selama kami menikah.
Aku melirik ke sisi sebelah kanan, Mas Adi masih tertidur pulas dalam keadaan telanjang bulat. Semalam kami bercinta cukup lama, Mas Adi tampak sangat bernafsu sekali sampai memenuhi diriku dengan spermanya.
Sebenarnya aku takut hamil, tapi bukan berarti tidak mau hamil. Aku masih ingin lulus kuliah dan mencari pekerjaan. Kalau aku hamil sekarang, maka aku kemungkinan harus merelakan cita-citaku.
Di sisi lain, mama ingin membawaku pergi ke Jakarta. Sampai detik ini dia masih membenci Mas Adi dan menuntut agar Mas Adi menceraikan ku setelah aku lulus kuliah. Sungguh, aku sendiri tidak tahu harus bagaimana menjelaskannya kepada Mama. Aku ingin di sini dan menjadi istri Mas Adi, tapi tidak mungkin aku terus menerus membuat Mama sakit hati.
Jika saja Mama tahu yang sebenarnya terjadi antara aku dan keluarga Handoko, mungkin Mama akan melapor ke polisi dan dipermalukan. Kami bukan orang yang punya banyak uang, keadilan pasti memihak Kak Kaffa dan keluarganya. Jadi daripada masalah kian berbuntut, aku mengalah saja.
"Mas, buruan bangun. Ini udah jam enam pagi, Mas gak nganter Om Jaya? Takutnya telat," ucapku. Mas Adi masih asyik tertidur sambil mendekap bantal, aku bergeser sedikit lebih dekat lalu menepuk pipinya.
"Mas papa, ayo bangun dong. Nanti hari makin siang, Nayra juga mau mandi dan nyiapin sarapan."
Kelopak matanya pun perlahan terbuka. Aku tersenyum lebar melihat suamiku yang baru saja terbangun. Sebenarnya Mas Adinata ini tampan, garis-garis di wajahnya menambah sisi dewasanya.
"Mas masih ngantuk banget sih, tapi gak mungkin lalai dari tugas," ucapnya serak. Mas Adi terduduk sambil meregangkan otot tubuhnya. Dia menatapku sebentar lalu mengajakku berciuman. Setiap pagi selama dua bulan ini, dia memang biasa memberiku ciuman selamat pagi. Aku menyukainya.
Kami berdua memungut pakaian lalu menaruhnya di keranjang kotor kemudian aku mencari pakaian baru yang lebih nyaman. Nanti aku akan mencuci sekalian mandi, jadi lebih baik aku kumpulkan dulu semua pakaian kotor kami.
"Mas mandi duluan ya? Soalnya mau siap-siap ke rumah majikan," ucapnya. Aku mengangguk kecil, kubiarkan dia masuk ke kamar mandi sedangkan aku pergi ke dapur untuk membuatkan sarapan.
Aku belum sempat belanja mingguan, akhir-akhir ini aku menghemat pengeluaran dan sebisa mungkin menabung. Gaji yang didapat suamiku selama bekerja memang tidak terlalu besar. Mas Adi menjelaskan bahwa sedari dulu memang dia meminta gaji kecil dari keluarga Handoko karena berpikir dirinya tidak menikah.
Tapi Mas Adi juga mengatakan bahwa dia ingin meminta kenaikan gaji, aku dan dirinya sepakat untuk membangun keluarga jadi mau tidak mau kami harus berusaha yang terbaik.
Menu sarapan aku letakkan di atas meja, sekalian aku mencuci piring kotor supaya nanti setelah pulang kuliah aku bisa sedikit beristirahat sejenak. Hari ini ada ujian, jadi pikiran ku harus rileks.
"Nay, airnya lagi mati jadi baskom gak terisi penuh sama air. Kalo mau nyuci nanti aja, sore Mas yang cuci baju ya?"
Aku menoleh ke arah suamiku lalu menggeleng. Tidak, tugas rumah tangga adalah tugasku. Menurut pandangan ku, Mas Adi cukup bekerja mencari uang saja sedangkan aku sendiri menyelesaikan segala urusan rumah tangga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Terjebak Bersamamu [TAMAT] REPOST
RomanceWARNING 21+ ! ADEGAN DEWASA!🚫🚫🚫 DI BAWAH 21 TAHUN HARAP SEGERA MENYINGKIR! SAYA TIDAK TANGGUNG RISIKONYA! Siapa sangka di malam ulang tahunnya, Nayra Zanitha Putri harus merasakan pahitnya sebuah percobaan pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang...
![Terjebak Bersamamu [TAMAT] REPOST](https://img.wattpad.com/cover/293307496-64-k296678.jpg)