HAPPY READING!❤
oOo
Pagi yang cukup cerah dan udara juga sangat sejuk. Namun itu semua tidak ada artinya, karena berita di pagi hari ini sangatlah panas dan menggemparkan seluruh murid. Sebab, berita ini melibatkan salah satu most wanted girl di SMA Aditama.
Revan, Fendy, Vano, Ryan, Dimas, Alan, dan Dion sedang duduk dan bergosip di meja tengah kantin seraya memandang ponsel Fendy yang terdapat foto Adela sedang berpelukan dengan seorang cowok di pantai malam tadi.
"Gila! Serius gue nggak salah lihat?" ujar Fendy.
"Ini Elang, kan?" tanya Revan.
"Iya, ini Elang. Semalem, dia pake hoodie kayak gitu," balas Vano.
Ryan menatap layar ponsel Fendy tidak percaya. "Gue nggak nyangka, Elang bisa seberani ini."
"Untung muka dia nggak kelihatan," ucap Alan.
Dion mengangguk setuju. "Untung fotonya diambil dari belakang Elang."
"Kalo Alvin tau, gimana?" tanya Fendy seraya memandang teman-temannya.
"Bakal mampus si Elang," sahut Alan.
"Serius, Bro. Gue masih nggak percaya," ujar Ryan.
"Woy! Ngapain kalian?" tegur Alvin yang baru saja datang menghampiri mereka.
Ketujuh cowok itu yang tadinya mengerumuni ponsel Fendy, kini kembali ke posisi duduknya masing-masing.
"Cuacanya bagus banget, kan?" tanya Vano mengubah topik.
"Lihat, Bro. Daunnya makin hijau," ucap Ryan seraya menunjuk sebuah pohon yang tidak jauh darinya.
Fendy mengangguk setuju. "Wah, gila! Cantik banget daunnya."
"Yoi. Udaranya juga sejuk," timpal Dion.
Alvin menatap teman-temannya satu per satu dengan tatapan curiga. "Kalian tadi ngomongin apa?"
Semuanya terdiam, tidak ada yang berani menjawab. Fendy kembali menyalakan ponselnya, lalu mengumpulkan keberanian untuk memberitahukan sesuatu tentang Adela kepada Alvin.
"Lo udah tau ini?" tanya Fendy seraya menunjukkan sebuah postingan instagram di akun @lambe_smadita.
Alvin mengangguk santai, lalu mengambil duduk di sebelah Fendy.
"Lo nggak marah, Vin?" tanya Ryan. Cowok itu heran, bagaimana bisa Alvin santai seperti ini?
"Marah," sahut Alvin tenang.
"Marahnya gitu doang?" gumam Ryan keheranan.
"Lo udah jelasin semuanya ke Adela, Vin?" tanya Vano.
Alvin menoleh ke arah Vano. "Belum. Gue harus minta izin dulu ke Azusa. Abis itu, gue ceritain semuanya ke Adela."
Revan memandang Alvin bingung. "Siapa Azusa? Apa hubungannya dia sama Dela?"
"Mereka berkaitan," jawab Alvin penuh makna.
"Azusa? Kayak nama orang Jepang. Pasti cakep, kan?" tanya Ryan penasaran.
Vano menaikkan sebelah alisnya. "Kenapa nanya-nanya? Lo mau gebet dia?"
"Yoi," Ryan menatap Alvin yang duduk di depannya. "Rumahnya di mana, Vin? Gue pengen ketemu sama dia."
"Temuin dia di makamnya," balas Alvin. Membuat Ryan terdiam seketika.
"Jadi, kapan lo ke makamnya Azusa?" tanya Vano kepada Alvin.
"Beberapa hari lagi. Saat hari kematiannya, gue bakal ke sana."
KAMU SEDANG MEMBACA
SHAMBLES [SELESAI]
Teen Fiction⚠Sequel INVOLVED⚠ Tentang Alvinno Vernando Williams yang menyembunyikan kisah masa lalunya dari kekasihnya. Hingga suatu hari, sahabat lamanya datang dan mengungkit-ungkit cerita lama mereka. Sejak saat itu, Alvin kembali teringat sesuatu yang membu...
![SHAMBLES [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/275649667-64-k118366.jpg)