Jaemin menemukan seekor kucing yang begitu menggemaskan saat ia baru saja pulang bekerja dan berniat merawatnya.
Siapa sangka itu adalah awal kehidupannya berubah.
Started : 15 Januari 2022
End : 20 Maret 2022
• bxb || boyslove || mature
• Nomin ar...
Jaemin tersenyum ramah sambil menyajikan makanan pada pelanggan terakhirnya.
"Selamat menikmati makan malam anda tuan dan nyonya, saya permisi." Ujarnya ramah, sebelum berlalu ia menyempatkan diri untuk membungkuk hormat pada pelanggan nya.
Ia pun kembali ke dapur untuk mengemas barang-barangnya dan pulang.
Hari ini restoran sangat ramai, Jaemin hampir kewalahan dibuatnya. Renjun dan Haechan hari ini tak bisa datang, sehingga ia harus ikut turun tangan melayani pelanggan padahal biasanya ia hanya menjadi koki di restoran milik sang kakak itu.
"Apa sangat lelah?"
Jaemin menoleh kebelakang saat suara yang begitu ia kenal terdengar indera pendengarannya.
"Kenapa tidak mengabari jika akan berkunjung?!"
Dengan begitu Jaemin segera menghambur ke dada bidang orang yang baru saja datang itu.
"Lelah, hm?"
"Sangat! Injun dan Echan berhalangan datang hari ini, kak Jae."
Jaehyun terkekeh gemas, ia mengecupi surai si manis dipelukannya itu.
"Kan ada Jeongin dan Hyunjin yang membantu, haruskah kakak memperkerjakan karyawan lagi?" Tanya Jaehyun lembut.
Jaemin memberengut lucu, "tidak perlu, aku bisa menghandle nya,"
Jaehyun menangkup pipi sang adik gemas, "adik Jaehyun memang sangat tangguh!"
Jaemin terkikik, "Jung Jaemin kan memang anak yang tangguh." Bangganya.
"Baiklah anak tangguh, ayo kita pulang. Ini sudah larut, kakak iparmu pasti sudah sangat menunggu kita dirumah."
Jaemin mengangguk semangat.
"Tunggu kakak oke? Kakak akan pergi ke minimarket didepan terlebih dulu, dia menginginkan coklat."
Jaemin tersenyum menggoda, "apa aku akan mendapatkan keponakan?"
"Kita baru menikah bulan lalu, dia hanya menginginkan coklat karena dia suka. Jangan mengada-ada," ujarnya sambil menggandeng Jaemin untuk keluar dari restoran miliknya itu.
Jaemin hanya mendengus saja.
"Hyunjin! Kita pulang terlebih dulu ya, sampaikan pada Jeongin juga."
"Siap bos!"
...
Jaemin menunggu sang kakak dengan bosan. Entah sudah berapa lama ia menunggu, Jaehyun lama sekali!
"Kenapa kak Jae lama sekali! Ah, badan ku rasanya sangat remuk," keluhnya sambil melakukan peregangan pada tubuhnya yang rasanya begitu kaku.
Ahh-roo-ung
Jaemin segera menoleh ke bawah ketika mendengar auman itu.
Matanya berbinar lucu ketika mendapati seekor kucing dengan wajah sangar dan bermata biru itu ada tepat dibawah kakinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.