Chapter 6

27 4 0
                                        

"Apa maksudnya ini Rena-chan?" kata Jurina sambil mengejar Ren yang akan meninggalkan theater.

"Seperti yang kukatakan sebelumnya kalau aku akan lulus dari SKE48" kata Ren tanpa menghentikan langkahnya.

"Tunggu Rena-chan" kata Jurina sambil menahan pergelangan tangan Ren.

"Kamu pasti becandakan?" tanya Jurina.

"Aku serius Jurina"

"Tapi kenapa?"

"Aku sudah tak punya tujuan lagi disini"

"Apa maksudmu, bukankah tujuanmu disini masih banyak, dan bukankah kita berdua sudah bertekad akan menjadikan SKE48 sebagai idol group terbaik" kata Jurina.

"Maaf Jurina, tapi aku tak ingat pernah berkata seperti itu" kata Ren sambil berjalan pergi meninggalkan Jurina, sebenarnya Jurina berkata pada Ren bahwa akan menjadikan SKE48 sebagai idol group terbaik, tapi Ren yang saat itu tak begitu peduli hanya mengiyakan saja.

"Tunggu Rena-chan" kata Jurina tapi terlambat karena Ren sudah pergi jauh menggunakan sepedahnya.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Sesampainya dirumah Ren langsung menuju kamar dan membanting tubuhnya kekasur.

"Apa ini keputusan yang tepat ya,,," kata Ren sambil melepas wignya dan melemparnya kesembarang arah, dari lubuk hatinya Ren merasa ragu jika keluar dari SKE48 karena ia sudah mengganggap SKE48 sebagai bagian dari dirinya.

"Sepertinya aku memang harus keluar dari SKE48 karena aku harus fokus dengan Rock The World" kata Ren, ia berpikir keputusannya keluar SKE48 sudah tepat karena ia sudah mempunyai tujuan pasti dengan Rock The World dan ia harus fokus.

Drrttttt!!!

Handphone Ren berdering dan ia melihat panggilan tersebut dari Jurina, tetapi ia membiarkannya saja karena ia tak ingin mendapat banyak pertanyaan dari Ace SKE48 tersebut.

Drrrtttt!!!

Handphone Ren kembali berdering tetapi Ren kembali memghiraukannya.

Drrrttt!!!
Drrrttt!!!

Karena terus berdering beberapa kali Ren langsung mematikannya, tetapi sebelum ia menekan tombol power ia mengurungkan niatnya karena ternyata panggilan tersebut dari Yuma.

"Moshi-moshi" kata Ren menerima panggilan dari sahabatnya itu.

"Ren kau harus segera ke studio, ada hal penting yang harus dibicarakan" kata Yuma lewat panggilan telepon.

"Baiklah aku akan kesana" kata Ren sambil memutuskan panggilan lalu berganti pakaian dan menuju studio musik tempat ia berlatih bersama Rock The World.

.
.
.
.
.
.
.
.

Jurina PoV

Sejak Rena-chan memgumumkan kelulusannya beberapa hari yang lalu ia tak pernah lagi datang latihan bersama SKE48, aku sudah menghubunginya tetapi tak pernah diangkat dan semua pesanku juga tak dibaca olehnya, aku mencoba mengunjungi rumahnya tetapi aku tak tau dimana Rena-chan tinggal dan tak ada satupun yang tau dimana ia tinggal bahkan para staff juga tak ada yang tau.

Sejak saat itu Rena-chan menghilang bak ditelan bumi, setiap saat aku mencoba menghubunginya berharap Rena-chan akan menjawab panggilan.

Sejak Rena-chan tak pernah mengunjungi theater semuanya berubah drastis, semangat dan kepercayaan diri para member langsung menurun drastis terlebih member baru dari team KII.

Aku sudah mencoba memimpin SKE48 sendirian tapi itu rasanya mustahil, aku membutuhkan Rena-chan memimpin SKE48 dan aku juga membutuhkan Rena-chan untuk memimpin dan membimbing diriku sendiri, karena Rena-chan selalu mensuport dan membantuku dalam berbagai hal.

AKB49Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang