Merasa Vincenzo melunak padanya bahkan Cha Young mulai bisa bergerak membuat Cha Young bernafas lega "Vin?" Cha Young mengusap rahang tegas milik suaminya yang mengeras.
"Mianhae, aku pasti sudah gila" Vincenzo beranjak dari tubuh Cha Young.
"Aku buatkan sup" Cha Young menahan tangan laki-laki itu saat Vincenzo ingin beranjak dari ranjang besar mereka.
"Aniya, aku akan pergi" Vincenzo menarik tangan nya dan meraih kunci mobil di atas laci tempat tidurnya.
"Vin kau mau kemana?" Cha Young dengan cepat ikut beranjak, sadar pakaian nya cukup kacau membuat Cha Young harus mengambil selimut di atas sofa untuk menutupi dirinya.
"Vin, tunggu" Cha Young mengikutinya, ia menunduk beberapa kali karena para maid dan penjaga yang ber pas-pasan.
"Vin kau tak bisa menyetir dalam keadaan seperti itu" Cha Young berusaha menghentikannya.
"Vin stop" Cha Young menahan pintu mobilnya "Jangan mengemudi saat mabuk" Cha Young berhasil merebut kunci mobil itu dan membuat Vincenzo menanggapinya.
"Waeyo?" Vincenzo keluar dari sana dan kembali mendekati Cha Young dengan tatapan memburu hingga tubuh wanita itu tak lagi bisa bergerak.
"Vin.. " Cha Young jadi salah tingkah sekarang.
"Katakan alasan nya"
"Itu berbahaya"
"Kau mengkhawatirkan ku?"
"An.. Aniya tapi ke.. keluarga mu pasti mengkhawatirkan mu"
"Aku tak menerima alasan mu" Vincenzo meraih kembali kunci mobil nya dan juga melepaskan gelang yang tadi Ba Reum berikan sebelum ia benar-benar menghilang.
--------------------
Cha Young duduk di meja makan nya di temani Bibi Han yang baru saja memberikan nomor telpon Yi San kepada nya karena Vincenzo tidak dapat di hubungi.
"Apa pekerjaan nya benar-benar mendesak Nyonya Cha?" Bibi Han memberikan secangkir teh hangat.
"Ku rasa, Bi" Sahut Cha Young sambil menunggu panggilan nya tersambung.
Cha Young memang harus berbohong bukan? Tidak mungkin mengatakan bahwa mereka bertengkar dan Vincenzo memilih pergi.
"Mintalah Tuan Vin libur Nyonya, kalian baru menikah pasti butuh banyak waktu untuk berdua"
"Ah, Ne Bi. Aku yakin Vin sudah mengaturnya" Cha Young menutup salah satu sisi leher jenjang nya yang tampak merah, membalut tubuhnya dengan selimut saja jelas menggiring pikiran semua orang yang melihatnya apalagi menemukan tanda itu.
"Terima kasih membawanya kembali Nyonya" Ucap Bibi Han tiba-tiba.
"Kenapa semua orang berkata seperti itu Bi?"
"Karena memang Tuan Vin menjadi dirinya sendiri sekarang, saat masih bersama Nyonya So Ah dia benar-benar tak bebas, apapun yang Tuan Vin lakukan itu dibatasi, mungkin itu resiko berhubungan dengan seorang aktris" Cha Young mengangguk paham "Oh, Mian Nyonya aku tak bermaksud.."
"Gwenchana, Bi" Cha Young tersenyum.
"Apa Nyonya tak cemburu jika Tuan Vin masih bertemu dengan Nyonya So Ah?" Tanya Bibi Han.
"Aku bukan tipe seperti itu" Cha Young masih sibuk dengan handphone nya, Yi San tak bisa di hubungi dan Cha Young memilih meninggalkan pesan.
"Ah, Tuan Vin sangat beruntung. Hati-hati Nyonya, Tuan kebalikan dari mu"
KAMU SEDANG MEMBACA
SOMEWHERE TO BEGIN
أدب الهواةVincenzo Cassano putra pertama dari Noh Jeong Ah, pewaris VKR technology yang mendapatkan situasi terdesak untuk memilih Hong Cha Young, wanita yang tak sengaja ia temui di sebuah coffee shop untuk berpura menjadi kekasihnya di depan sang Ibu yang s...
