Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hargai karya author dengan cara menekan bintang and comment
• • •
- Mr. Possessive -
"Benar nyonya Park. Nyonya Jennie sedang hamil. Usia kandungan nya baru menginjak satu minggu lebih. Nyonya Jennie nampak kurang sehat dan kekurangan gizi, saya hanya ingin menyarankan jika nyonya Jennie harus menjaga kesehatan nya dan makan makanan yang bergizi."
Nyonya Minyoung membeku ditempat nya, wanita paruhbaya itu menatap pada suami nya yang saat ini nampak tersenyum bahagia sembari menyalami sang dokter dengan semangat. Semua orang nampak bahagia tapi tidak untuk nyonya Minyoung. Wanita paruhbaya lalu berjalan menghampiri Jennie yang kini tengah berbaring sadar sembari mengusap perutnya. Sejenak nyonya Minyoung merasa bersalah pada putrinya. Sebenarnya ini bukan keinginan nya, dia terdesak oleh sesuatu. Nyonya Minyoung menarik napas.
"Kalian tetap harus bercerai."
"Kau gila Minyoung." Nyonya Minyoung mengalihkan pandangan nya pada arah pintu. Disana tuan Seojoon nampak menatap nya tak percaya dan raut marah. "Apa kau tidak punya otak? Jennie sedang hamil dan kau malah menyuruhnya untuk bercerai dengan suami nya sendiri. Apa sebenarnya yang kau inginkan?"
"Aku ingin putriku bahagia, aku ingin putri ku hidup tanpa rasa takut dan rasa sakit. Kau mengerti?"
"Tentu saja aku sangat mengerti. Tapi apakah kau sadar dengan perlakuan mu ini? Kau yang seharusnya mengerti dengan kau melakukan ini kau sudah menyakiti putri kita, kau merenggut kebahagiaan nya!"
"Tapi setidak nya dia tidak akan dalam bahaya!!" Teriaknya pada sang suami.
"Kau-."
"Hentikan." Nyonya Minyoung dan tuan Seojoon mengalihkan pandangan mereka pada Jennie. Seketika itu mereka berhenti bertengkar. Tuan Seojoon menghela napas lalu menatap sang istri dengan tatapan tajam.
"Kau keterlaluan Minyoung." Desis nya lalu menghampiri Jennie dan memeluk tubuh putri nya erat. "Maafkan ayah sayang." Jennie membalas pelukan itu.
"Tidak ayah, ini bukan salah ayah. Aku tidak suka melihat kalian bertengkar, aku akan melakukan apapun yang ibu mau. Aku akan bercerai."
"Sshhtt... Kau tidak akan melakukan itu sayang. Ayah tidak akan membiarkan nya."
"Jennie! Jennie!!"
Tiba-tiba suara teriakan dari lantai bawah membuat mereka terkejut. Nyonya Minyoung keluar lalu berhenti di atas tangga. Disana dia bisa melihat Taehyung mencoba masuk tapi tertahan oleh para bodyguard.
"Kubilang menyingkirkan keparat!!" Nyonya Minyoung mengepalkan tangannya lalu turun kebawah. Nyonya Minyoung menatap Taehyung tajam.
"Kenapa kau datang kesini?" Taehyung berusaha agar dia tidak menunjukan amarah nya dan tetap menghormati ibu mertuanya itu.