Chapter 19

6.6K 598 82
                                        

Hargai karya author dengan cara menekan bintang and comment

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hargai karya author dengan cara menekan bintang and comment



- Mr. Possessive -

Taehyung tersenyum lembut saat melihat Jennie masih terbaring nyenyak diatas kasur. Menutup pintu dengan kaki, Taehyung berjalan mendekati kasur dan duduk di sisi nya. Memberi kecupan selamat pagi di kening Jennie, membuat sang empu melengguh terganggu dan mengeliat kecil.

Lelaki itu tersenyum sembari mengelus perut Jennie yang sudah mulai terlihat membesar. Satu bulan berlalu begitu cepat, Taehyung bahagia karena sejauh ini semua nya baik-baik saja. Tidak ada masalah serius.

"Selamat pagi." Bisik nya. Jennie sedikit membuka mata nya menatap Taehyung.

"Pagi. Jam berapa?" Taehyung mendongkak untuk menatap jam dinding.

"Baru jam 06,34 menit. Tidak mau makan? ingin tidur lagi?" Jennie mengangguk. Taehyung tersenyum lalu menaikkan selimut sampai leher Jennie.

Lelaki itu lalu bangkit berjalan masuk kedalam kamar mandi. Langkah nya terhenti tepat di cermin wastafel yang cukup besar. Mata nya mengamati seluruh tubuhnya sebelum mata nya jatuh pada luka cakaran yang ada di leher nya. Taehyung menyentuh luka cakaran itu lalu tersenyum sedikit meringis.

Terasa perih karena kucing betina nya yang melakukan ini. Akhir-akhir ini Jennie memang sedikit agresif. Mungkin karena bawaan dari kehamilan nya. Tapi Taehyung suka, dengan begini kehamilan Jennie bukan hanya mimpi belaka atau khayalan semata. Semua nya nyata dan Taehyung sangat bersyukur. Akhirnya Taehyung memutuskan untuk mandi air dingin.

Sementara itu diatas kasur. Jennie terbangun kembali dan celingukan mencari keberadaan Taehyung. Saat mendengar suara gemericik air barulah dia tahu kalau Taehyung tengah mandi. Jennie melompat dari atas kasur memakai pakaian nya dengan cepat lalu masuk kedalam kamar mandi. Terkejut saat Taehyung ada di hadapan nya ketika dia hendak masuk kedalam kamar mandi.

"Kenapa? Mual?" Jennie menggeleng. "Lalu?"

"Aku harus bersiap-siap." Cicitnya membuat Taehyung menaikan sebelah alis nya penuh tanya.

"Bersiap-siap kemana?"

"Kekantor? Aku kan sekretaris oppa."

"Tidak. Kau tidak akan kekantor. Mulai detik ini dan seterusnya kau tidak akan pergi kesana lagi. Aku sudah mengatakan nya bukan?" Ujar Taehyung sembari berjalan menuju lemari, tanpa mempedulikan tatapan mata Jennie yang menghunus nya tajam.

"Aku harus kekantor, dan pokok nya harus pergi." Taehyung menghela napas, Taehyung sedang malas bertengkar dan Jennie malah memulai nya.

"Jangan membuat ku marah pagi-pagi. Kau tidak akan kekantor dan itu sudah pinal."

Mr. Possessive ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang