Jika nanti kamu menemukan penggantinya aku. Di saat itu mungkin aku benar-benar bisa melepasmu. Melepas yang adanya terpaksa karena realita berkata kamu sudah tak lagi cinta. Harapan hangus terbakar bersama cinta untukmu yang kuharap segera memudar. Sungguh akan menyakitkan, jika hatiku belum mampu melepaskan padahal yang dicinta sudah tidak mempedulikan.
Jika suatu nanti kamu terluka karenanya. Jangan sampai kamu memilih pergi untuk kesekian kalinya. Tidak ada hubungan yang akan terus baik-baik saja. Luka sesungguhnya juga bagian dari cinta. Tak bisa dihindari dan bukan untuk ditakuti. Ketahuilah, dengan cinta pula sesungguhnya kamu mampu melewatinya. Cinta itu bisa melemahkan, sekaligus sumber kekuatan yang tak terbatas jumlahnya.
Cukup aku yang kamu tinggal pergi. Meski cinta untukmu tak kunjung ikut pergi. Sudah kuusir berulang kali tetap saja kembali. Tidak berkurang sedikit pun padahal sudah terluka berulang kali. Luka yang ada karena datang dan pergimu tanpa permisi.
Sampai jumpa di lain waktu. Semoga ketika waktu itu terjadi, cinta untukmu telah mati.
Jember, 15/12/2021

KAMU SEDANG MEMBACA
Embun
PoetryKamu adalah embun pagi yang selalu aku tunggu. Denganmu aku tahu bahagia ternyata tidak bertahan lama. Denganmu aku tahu esok akan ada embun lain untuk menjadi bahagia selanjutnya. Akan terus seperti itu hingga tidak ada lagi embun yang disapa matah...