Pagi hari seorang gadis cantik sedang sibuk mempersiapkan peralatan untuk hari pertama ia masuk Sma.
Sma pransca salah satu sekolah yg sangat diidam-idamkan banyak orang gedung yang mewah fasilitas yang lengkap dan juga murid yg berkualitas.
Seorang gadis itu bernama senja,
Senja saneva.
Apakah dengan mendengar namanya saja membuat kalian berkhayal bagaimana kecantikannya?
Yap memiliki tinggi badan 167 cm rambut yg sebahu mata yg sedikit sipit hidung yang mancung dan juga bibir yang tipis.
"Okey Senja ini hari pertama lo masuk ke sekolah, Jadi harus semangat jadiin hari ini hari yang indah buat dikenang"ucap Senja yang berbicara ke diri sendiri.
Karena senja sudah tau letak kelasnya ia pun bergegas cepat menuju kesana ayolah pasti kalian juga begitu kan untuk hari pertama masuk sekolah berangkat awal untuk mencari tempat duduk yg kalian suka.
Kalo author paling suka baris ke 2 tengah yg pasti bawah kipas hahahaha
Senja yang memang mudah bergaul ia langsung memiliki tiga orang teman Vera, Lili, dan Elis.
mereka sangat mudah akrab satu sama lain, rasanya senang bukan karena dapat teman yg sefrekuensi.
Hari pertama senja di Sma sangat baik
Memang jika hari pertama masuk biasanya kelas bebas guru guru pun hanya perkenalan diri,waktu istirahat pun kantin tidak terlalu ramai mungkin karena kls 10 yang masih canggung.
Hingga bel pulang berbunyi.
Senja, Vera, Lili, dan Elis mereka berjalan di koridor menuju gerbang sekolah sambil mengobrol.
"Senja lo pulang sama siapa?" tanya Vera
"Naik angkot atau gak ojek si Ver, kenapa nanya mau nebengin gue nih" jawab Senja
"Engga nanya doang si gue hahah, gue naik motor bedua Ama Lili, klo mau nemenin Lo di halte bisa ya kan Li " Terang Vera menawarkan
"Iyap bisa bisa" jawab Lili
"Gak usah deh, mending lo bedua langsung pulang aja" ucap Senja
"Kalo lo Lis sama siapa ?pulang naik apa?" tanya Vera lagi
"Gue di jemput, noh Ama Abang gue yg pake motor Astrea" jawab Elis sambil menggerakkan dagu menunjukkan Aldo abangnya Elis yang kelihatan dari pintu gerbang sekolah
Terlihat disana Aldo sedang duduk manis di jok motor kesayangan ketika melihat Elis Aldo langsung mengangkat tangan bermaksud memberitahu Elis keberadaannya.
Senja dan yang lainya yang melihat itu terkekeh mereka berhenti sejenak
"Widih Abang lo cakep Lis Udeh punya gebetan blom?" tanya Vera
"Abang nya Elis emang cakep, langka, sungguh mana pake Astrea lagi aestetik sekalih hihi" Lili menyahut dengan cengengesan tak mau kalah dengan Vera
Elis yang mendengar ucapan mereka berdua memutar matanya malas dalam hati blom tau aja jail isengnya Abang.
Tanpa menanggapi ucapan Vera, dan Lili, Elis lebih memilih bergegas menghampiri Abang nya
"Udah ah gue pulang duluan bayy "pamit Elis
"Yok pulang-pulang klo gituh gue Ama Vera ke parkiran ya Sen " Pamit Lili
"Iyaiya sana pulang hati hati Lo berdua" jawab Senja
"Oke Lo juga hati-hati" ucap Lili
Senja keluar dari gerbang menuju halte ia duduk menunggu angkutan umum.
Sepuluh menit menunggu tapi angkutan umum tak kunjung datang sekeliling Senja juga mulai sepi karena Senja dan teman temannya keluar kls akhiran ditambah sekarang cuaca mendung.
"Hemm ini mana gak ada angkot gak ada ojek mana mendung" ucap Senja
Baru beberapa menit sSenja berkata air hujan mulai mengguyur
KAMU SEDANG MEMBACA
Setenang Samudra
Random"Kalian sama Senja bukan pilihan,Kalian semua ada di hidup gue, tapi kalian gak bisa di samain dengan Senja!" Samudra menatap satu persatu Sahabatnya "Gue berhak Bahagia" Samudra mengatakan kalimat itu sebelum Pergi Bukankah setiap orang berlaku ego...
