Hallo....
Argadana update nich.
VOTE
KOMEN
Jangan lupa!!
✨Happy Reading Guys✨
Arga pulang kerumahnya yang sudah seminggu Arga tidak tinggali. Seperti biasa didepan gerbang ada satpam yang berjaga.
Tin tin
Satpam itu yang melihat Arga ingin masuk segera membuka gerbangnya. Jarak antar rumah utama dengan gerbang sedikit jauh Arga langsung masuk ke garasi khusus motornya ada sekitar sepuluh motor moge koleksi papanya. Untuk Arga sendiri pemuda itu lebih mengoleksi mobil. Ada sekitar lima mobil yang Arga koleksi tentu mobil-mobil tersebut sangat mahal.
Arga melepaskan helmnya dan turun dari motor Juna yang belum ia kembalikan. Pemuda itu jalan menuju pintu utama.
Ceklek
Arga nyelonong masuk. "Mama dimana?" tanya Arga pada maid yang sedang bersih-bersih ruang tamu.
"Nyonya sedang keluar den." jawab maid itu sedikit membungkuk hormat.
Arga berjalan menuju kamarnya yang berada dilantai dua. Segara ia membuka pintu coklat dan memasukinya, merebahkan tubuhnya di ranjang yang sangat luas dan empuk. Pemuda itu menyalakan pendingin ruangan dan menarik nafas dalam-dalam rasanya rindu dengan suasana kamar yang ia tinggal satu pekan.
Tok tok
"Masuk."
Arga langsung bangkit dan duduk dipinggir ranjangnya. Melihat (Sifa) mamanya berlari ke arahnya membuat Arga tersenyum.
Brukk
Sifa memeluk anak satu-satunya. "Bandel banget anak mama. Kamu kenapa nggak pulang-pulang! Kamu disana nggak nyusahin kan? Nggak bikin onar kan? Makannya di jaga kan?
Arga membalas pelukan mamanya. "Arga baik-baik aja ma."
"Mama selalu kepikiran kamu tau. Nomor kamu juga susah dihubungin."
Arga mengangkat hp nya dengan cengiran. "Ganti lagi ma."
"Dasar ya." Sifa mengelus rambut anak satu satunya dengan lembut.
Arga memeluk mamanya. Tentu saja Arga menikmati sentuhan kasih sayang seorang ibu. Untuk saat ini hidupnya terlihat sempurna. Mempunyai keluarga yang harmonis dan harta yang berlimpah.
"Anak mama udah makan?" tanya Sifa.
Arga menggeleng. "Nanti aja makannya sekalian nunggu papa pulang."
Sifa melirik jam dinding warna hitam yang terpasang dikamar Arga. "Papa pulangnya masih lama."
"Arga mau tidur dulu." Arga merebahkan badannya.
"Yaudah kamu tidur dulu. Mama mau masak sama mbok Darmi." Sifa keluar dari kamar Arga.
Beginilah Arga jika didepan mamanya ia akan berubah menjadi anak baik dan kalem menunjukkan seberapa besar ia menyayangi ibundanya memperlakukan seperti ratu. Berbeda jika diluar atau menghadapi papanya.
Arga mencoba memejamkan matanya tetapi tidak bisa padahal tadi matanya sudah lumayan mengantuk.
Arga mengambil hpnya dan membuka room chat dengan Kayla.
Kayla Bocil
Kaylaaa•
kay tolongin gue!!•
•Apaan?!
Gue ngantuk tapi nggak bisa tidur😴•
•Terus urusan sama gue apa?
KAMU SEDANG MEMBACA
ARGADANA [END]
Fiksi Remaja[NEW VERSION] PROSES REVISI Tentang Argadana Adijaya yang ditolong seorang gadis random yang galak dan bar-bar dari kejaran bodyguard papa nya. "Lo lesbi?" tanya Arga tiba-tiba. Spontan Kayla melepaskan tangan Arga yang merangkul pundaknya, hingga...
![ARGADANA [END]](https://img.wattpad.com/cover/306829565-64-k486355.jpg)