.
"Memang mudah untuk menghindari tanggung jawab, tetapi kita tidak bisa menghindari konsekuensi dari menghindari tanggung jawab itu" - Josiah Charles Stamp
Happy Reading🙂
"Mau ya Ra?"
"Sorry kak,gue tuh gak pernah dirias sebelumnya. Gue malu"
"Ih gak papa. Hasilnya gak mungkin mengecewakan kok,aku udah sering dandanin sepupu aku,jadi hasilnya pasti bagus"
" Bukannya meragukan bakat lo,tapi___
"Sebagai balasannya aku bakal teraktir kamu sepuasnya. Bahkan boleh bungkus juga"
Mendengar itu, Kyura yang notabennya memang suka makan pasti dibuat goyah. Sayang sekali kalau Kyura menolak rezeki makan enak
"Serius?"
"Iya"
"Kalau kalah?"
"Tetep aku teraktir"
" Yaudah gue mau kak"
"Thank you"
Semua berawal saat pengumuman rapat seluruh guru secara mendadak yang mengakibatkan seluruh kelas mengalami jam kosong, dari sana terbitlah rencana nyeleneh Ardio yang membuat sayembara dan hadiahnya pun sangat tidak berfaedah yaitu pemenang bisa makan berdua dengan cowok itu di kantin selama 15 menit keesokan harinya. Dibantu Sastra dan Azka yang menjadi pembawa acara dadakan, kini kantin seketika berubah menjadi panggung unjuk bakat karena banyak siswi siap berpartisipasi memeriahkan acara sayembara abal abal.
Heran Kyura,ini sekolah elit kenapa kelakuan muridnya malah seperti ini sih?
Kalau bukan gara gara iming iming makan sepuasnya,mana mau Kyura terseret sebagai objek uji coba begini.
"Merem Ra" Kyura dengan pasrah mengikuti instruski Anita dan sekitar 15 menit kemudian Anita selesai dengan kegiatan meriasnya
"Nah udah selesai,cantik kan?"
Anita menyodorkan cermin kecil kearah Kyura dan Kyurapun langsung menerimanya.
Kyura seketika tersenyum menatap pantulan dirinya di cermin. Dia tak menyangka wajahnya mengalami perubahan yang lumayan signifikan saat dirias. Wajah Kyura terlihat lebih segar dan tentunya terlihat cantik daripada biasanya. Andai saja Kyura tidak sibuk dengan kegiatannya yang padat,pasti Kyura bisa memperhatikan penampilan serta wajahnya. Sebenarnya hati kecil Kyura ingin sekali bisa merawat dirinya seperti kebanyakan wanita diluar sana, tapi waktu serta dana Kyura sangat tidak memungkinkan untuk Kyura berbuat demikian,kesibukan Kyura sekolah sambil bekerja sangatlah menguras waktu serta tenaganya,ditambah lagi Kyura harus belajar dengan rajin. Apalagi saat ini Kyura juga sudah menjabat sebagai babu Ardio yang membuat Kyura semakin stres dibuatnya.
"Cantik kan Yo?,udah bisa menang gak aku?"
Ardio menatap Kyura dan Kyura mendadak dibuat kikuk sendiri. Pasalnya Ardio kali ini menatapnya lebih dari 5 detik,padahal biasanya cowok itu tak pernah sekalipun menatap Kyura dalam durasi yang terbilang lama.
"Biasa aja"
"Ih cantik loh Yo,coba liat baik baik"
"Udah dibilang biasa aja. Jadi lo kalah,gak usah ngerengek lagi"
Mendengar itu Kyura merasa sedikit tersinggung sekaligus malu. Memang benar,mulut Ardio tidak mungkin tergerak untuk memuji dirinya!, sampai matipun Kyura yakin kalau Ardio tidak akan pernah memujinya. Tapi karena makanan enak menanti,Kyura akan berusaha untuk berlapang dada. Lagipula Kyura sudah menduga kalau Anita tak mungkin menang hanya karena meriasnya.Apalagi banyak sekali bakat bakat yang ditujukkan siswi disekolah yang membuat Kyura takjub. Ada yang menujukkan bakat melukis wajah Ardio dengan cepat, ada yang bernyanyi, menjadi model bahkan ada pula yang yang unjuk bakat dance. Yang lebih lucunya lagi siswi yang unjuk bakat dance adalah siswi dengan tubuh gempal melebihi Teletubbies,namun cewek itu dengan pedenya membawakan dance idol kpop yang penampilannya itu berhasil mengundang gelak tawa siswa siswi dikantin.
KAMU SEDANG MEMBACA
A REASON
أدب المراهقين"WE NEVER MEET A WRONG PERSON,EVERYTHING HAS A REASON" ~~~~~Teruntuk kamu yang selalu betah bersemayam disudut pikiran~~~~~
