31. Aneh

0 0 0
                                        

Happy reading😊














"Ahhh leganya"ucap Kyura ketika sudah menyenderkan tubuhnya disandaran mobil.

"Mau kemana?"

Kyura yang semula bersandar di kursi, kini kembali duduk tegak menghadap Ardio "Lo nanya gue?" Ujarnya sambil menunjuk dirinya sendiri

"Sebelum pulang lo mau jalan kemana?,anggep upah karna udah bersihin apartemen"

Kyura tampak berfikir. Kalau boleh jujur diapun tak terlalu tahu tempat di Jakarta, mengingat selama disini Kyura lebih sering berada disekolah dan tempatnya bekerja.

"gak tau,serah lo deh,gue ngikut aja. Asal gue nya jangan dijual"

Setelah mengatakan itu,Kyura mulai menguap. Tadi malam dia mengerjakan tugas matematikanya sampai begadang,ditambah lagi AC dimobil Ardio seakan menggoda Kyura agar menutup mata, hingga tak berselang lama kemudian Kyura mulai tertidur

"Kera bangun" Ardio menoel pipi Kyura tapi gadis masih betah larut dalam mimpi

"Tck,dasar kebo"

Sesaat kemudian Ardio mengeluarkan ponsel di saku celananya setelah mendengar dering ponsel yang menampilkan nama Sastra disana.

Inget Yo,disitu emang gak ada orang, tapi banyak setannya. Meskipun gak ada yang ngeliat, tapi allah maha mengetahui eaaaa

Ardio turun dari mobil,dia melihat kesekeliling,namun dia tak melihat sedikitpun jejak manusia lain yang berada disana. Ardio berjalan sedikit menjauh dari mobil,dia penasaran saat Sastra seperti telah mengetahui keberadaannya

"Lo ngikutin gue?"

Emang gak cukup pohon dihalaman sekolah jadi sakai bisu?, sampai lo cari pohon yang lain?

Hobi banget lo bawa doi ke bawah pohon haha

pesen gue cuman satu,jangan ngapa ngapain anak perawan orang,kalau mau cium jangan cuman sekali mwehehe canda

Ardio celingukan mencari keberadaan Sastra,namun tak kunjung menemukannya

Kalau lo lagi cariin gue. gue udah gak ada disitu.tadi cuman ngikutin buat mastiin doang,takutnya lo aniyaya anak orang

Gue gak ngapa ngapain.


Anggep aja papah dedeh percaya Yo

'Enghhhh'

Ini dimana?

Batin Kyura setelah terbangun,matanya masih setengah terbuka karena masih mengumpulkan nyawa. Namun beberapa saat kemudian kesadaran Kyura mendadak sepenuhnya kembali saat dia menyadari  bahwa dia tengah berada di tempat yang dikelilingi pohon yang tinggi, tempat ini terlihat seperti hutan. Dan yang membuat Kyura panik adalah saat  tidak menemukan Ardio didalam mobil.

Apa jangan jangan Ardio sedang menjalankan ritual pesugihan dan menjadikan Kyura sebagai tumbal?

Kyura tiba tiba teringat akan hutangnya pada Ardio yang membuat tubuhnya mendadak panas dingin karena takut.

Tapi Masa hanya gara gara hutang 30 juta membuat Ardio tega menumbalkannya?,kalau tahu begini mending Kyura melakukan rencananya dulu saja, yaitu menjual ginjal daripada mati jadi tumbal.

Dengan tergesa Kyura melepaskan sabuk pengaman,dia harus segera kabur sebelum Ardio kembali. Kyura tak rela menjadi tumbal untuk memperkaya Ardio yang selama ini telah merusak ketenangannya.

A REASONCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang