Apa itu kesempurnaan? Sudut pandang yang berbeda? Baik dan jahat? Bahagia atau tidak?
Itu hanya ilusi dan ketetapan tak nyata.Karena bagaimanapun kita hanya manusia.
Manusia dengan segala ego dan percampuran antara putih dan hitam, pikiran dan perasaan, serta kekurangan dan kelebihan..
"Ayah kecewa padamu."
.
"Lenyapkan bayi itu."
.
"Sial, aku di mana?"
.
"Putri kesayangan ayah."
.
"Perasaan sialan."
.
"Aku tidak ingin menjadi cacat."
.
"Jangan mati, jangan mati, jangan mati."
.
"Terimalah pembasalan atas dosamu."
.
"Aku cacat? Tidak masalah."
.
"Aku tidak menyesali apapun."
▪︎
▪︎
▪︎
Ren masih awam tentang prolog, jadi diharapkan untuk tidak sungkan memberi kritik dan sarannya.
Hope you'll enjoy this story.
Salam hangat dari Vii 😉
KAMU SEDANG MEMBACA
Happier: My Lady
FantasyBlurb: "Subrata harus sempurna! Jangan buat kesalahan dan jangan biarkan ada kecacatan!" Kalimat itu yang Mahendra Subatra tanamkan pada Jofindra Subrata, Reananda Subrata dan Winata Subrata yang tak lain adalah anak-anaknya sendiri. Hingga tanpa s...