07

2.3K 160 22
                                        

Hai kembali lagi always random ya jadi siapin obat sebelum baca mana tau pusing
Kan 🤣🤭🤦

Happy reading

+21 🌚🌚 bocil minggir ya nekat baca dosa tanggung sendiri dosa gw dah banyak

Sinar matahari masuk dari celah gorden kamar mewah apartemen ada dua insan masih tidur lelap tapi tak lama wanita cantik di sebalah nya membuka matanya

"Eeeeuuhhh....."lengguh Airin membuka matanya dia menatap ke samping nya ada re yang tidur memeluk nya hanya pakai tengtop saja rambut pendeknya terlihat berantakan, Airin bergerak pelan untuk melepas kan pelukan erat re tapi tak bisa.

"Awwhhh....duuuh..."ringis Airin merasa perih di area selangkanganya dia menatap Airin dengan muka memerah karna malu mengingat kejadian semalam.

"Aduh...kog perih Banget ya"gerutu Airin masih bergerak di pelukan re

"Eehhmmmm sayang kamu kenapa..?"tanya re dengan suara serak bangun tidurnya dia melonggarkan pelukannya,

"Eeehhm kamu baru bangun..?"

"Iya kamu kenapa?"

"Itu ehm aduh..."

"Oh, perih ya maaf  babe.."

"I...iya..."jawab Airin menunduk karna malu

"Kenapa hm?"ucap re mengangkat dagu Airin sambil tersenyum

"Malu"jawab airin menyusupkan wajahnya kedada rea membuat re tersenyum memeluk pinggang airin dia mencium gemes pucuk kepalanya

"Kenapa malu aku udah liat semua"ucap re menggoda

"Ihh jangan di bilang aku malu...!"rengek Airin manja membuat re semakin tertawa renyah merenggangkan pelukannya menatap wajah cantik Airin rambut terlihat berantakan di pagi hari,

"Kamu cantik.."

"Ehm gembel..!"jawab airin cemberut re melebarkan senyumnya melihat Airin yang semakin cemberut karna godaannya tapi dia gak gombal Airin memang selalu terlihat cantik kapanpun dimatanya, dia mendekat kan wajahnya membuat Airin menutup matanya tak lama benda lembab menyentuh bibirnya melumat pelan menyusupkan lidah Airin membuka bibirnya menyambut ciuman re tangan re mengusap punggung telanjang Airin membuatnya merinding

"Eehhmmm...."

Terus saling pagut bibir suara decapan ciuman mereka mulai terdengar di dalam kamar pagi ini re menggulingkan Airin menjadi telentang dia merangkak diatas tubuhnya ciumannya semakin menuntut tangan re mulai meremas payudara kencang itu dengan gemes memilin putingnya membuat Airin semakin merinding tanganya juga mengalung di leher re untuk memperdalam ciumannya mereka suasana kamar mulai panas dengan bergulatan mereka di pagi hari mentari masih malu-malu menampkan dirinya.

"Aaahhhh.....ssshhhhh......re.."

Suara desahan mulai terdengar re terus bergerak cepat memaju mundurkan kejantanan yang mengeras didalam lobang nikmatnya Airin terus bergerak bibirnya juga mengulum kiri kanan payudara yang putingnya menegang akibat gairah yang airin rasakan dia menekan kepala re lebih dalam saat tusukan di bawanya menghujam nya lebih dalam lebih kuat lebih lambat terkadang cepat terasa sama g-spotnya membuat melolong mendesa nikmat.

"Aaahhhh....ooouuuuhhh....re....aaaaahhhhh.....ssshhhh....."desahan airin seakan memberikan semangat bagi rea untuk menusuk lagi dan lagi tenaga pagi hari yang masih stabil membuat rea lebih brutal dari semalam bercinta di pagi hari sesuatu yang rea sukain karna tenaganya masih belum terkuras dan itu membuat nafsunya lebih besar dari pada bercinta di malam hari.

"Aaahhh....re....aaaakk.....uu.... aaahhhh....oouuhhh..."jerit Airin dengan suara terputus-putus saat mencapai klimaksnya kakinya melingkar di pinggang re membuat re mendongak dengn Mulut terbuka merasanya penisnya di remas-remas sama vagina Airin dia membiarkan Airin menikmati pelepasan nya dia merasakan hangat di penisnya karna cairan yang keluar dari vagina Airin membuat dia ingin lagi dan lagi menusuk lebih kuat lagi...

Tirai Hitam (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang