01

3.3K 202 24
                                        

Semoga kalian suka ya heheh ini cerita random ya jadi ngikutin imajinasi gw aja tak ada konsep tertentu haha.

Happy reading

Pukul satu dini hari suara musik dj yang di mainkan sama wanita sexsi di atas sana masih terus berdentum di ruangan lampu hidup mengikuti irama musik, orang semakin malam semakin ramai datang bukan sepi malah semakin rame menjelang pagi, buat orng melepas lelah dari kerjaan membuang stres dari semua masalah yang mereka hadapi.

Rea sama kedua temenya sedang menikmati minuman mereka djack Daniel minuman kadar alkohol nya tinggi dan harga yang sangat mahal pastinya tapi bagi mereka harga bukan masalah karna Meraka dari anak sultan dan sudah kerja di perusahaan keluarga semua.

Dafa mulai bergoyang mengikuti irama musik efek dari minum nya sudah mulai beraksi.

Ananta juga sudah menggandeng wanita malam buat menemani bergoyang meliukkan badan mengikuti musik yang berdentum nyaring memekakkan telinga tapi tidak untuk orang yang ada di sini bagi mereka ini sangat menyenangkan.

Sedangkan Rea sendiri masih anteng di tempat duduknya tak lama datang wanita sexsi lasung duduk di pangkuan tanpa permisi karna sudah cukup kenal sama Rea dia kerja di clup ini sebagai bertender atau penghantar minuman ke para pengunjung namun kalau sama Rea dia akan menjadi temen room buat Rea,

"Hei beb"sapanya tersenyum

"Hm"sahut Rea malas

"Ada apa?"

"Nothing..!"

"Kog bete gitu..?"

"Gue lagi ga mood okey.."ucap Rea malas

"Ok.. santai beb jangan marah-marah gitu dong."jawab Natalie tersenyum mengusap pipi Rea

Dafa sama ananta masih asik meliukkan badan mereka hari sudah jam 2 pagi tapi belum ada yang mau pulang, Rea hanya menggeleng kan kepalanya menatap temen nya pada asik sama dunianya, dia minum kembali sisah meminum di gelasnya lalu menatap Natalie yang masih duduk di sampingnya.

"Lo mau nemenin gue malam ini..?"tanya Rea

"Haha masih nanya Lo gue dari tadi disini ngapainm.?"

"Ayok.."ajak rea mengulurkan tangannya setelah berdiri. Natalie tersenyum sebelum menyambut uluran tangan rea sebelum naik ke lantai atas rea pamit sama dua sahabatnya yang sedang asik bercumbu sama wanita cantik di sofa pojokan.

"Hoi sewah kamar bro.!"teriak rea menimpuk kepala dafa

"Anjir Lo ganggu aja,"

"Hahha sorry bro gue mau keatas ni.."

"Ya udah Sono!"

"Ananta mana..?"tanya Rea sebelum berlalu

"Ada..."

Rea melingkar kan tangan di pinggang Natalie berjalan menuju lift buat ke lantai atas dimana  kamar yang biasa rea pakai bahkan Natalie sudah hapal banget.

Dalam lift Rea lasung mencium bibir Natalie dengan ganas meremas pantat dengan kasar membuat Natalie peregangan di pundaknya karna kaget sama serangan Rea yang tiba-tiba.

"Eehhhmmmm...."

Puas mencium bibir ciuman pindah ke leher tak lama lift terbuka lasung menarik natalie keluar berjalan cepat masuk kamar yang biasa dia pakai

"Pelan-pelan beb gue ga akan lari.."bisik Natalie

"Hm"

Sampai di kamar rea lasung melanjutkan aksinya yang tertunda tadi menciumi bibir tangan mulai menarik lepas dres mini Natali, tangan terus merambat kemana-mana Nat pun tak mau kalah dia juga membuka kemeja yang di pakai rea sampai habis kacingnya menarik lepas tinggal tenktop saja membuka resleting celana juga.

Tirai Hitam (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang