▶️ Love dive 👆
.
.
.
"Anak nakal,"
"Aw-aw-aw, sakiiit!" Mark memekik mendapat jeweran dari pamannya.
Pria berumur 35 tahun itu berkacak pinggang. "Bagus, ya, setelah bertahun-tahun, baru ingat pulang!"
Keponakannya mengusap telinga, lalu kembali melanjutkan makan malamnya di meja makan. Sebelummya ia sempat menyuruh pelayan untuk menyiapkan makanan, yang dituruti oleh mereka dalam keadaan percaya tak percaya.
Kemunculan Mark tiba-tiba tentu mengejutkan pelayan disana. Beberapa pelayan perempuan tak mengenalinya lantaran si Tuan muda tidak pernah muncul di rumah tersebut. Hanya terdapat foto masa kecilnya saja, sangat berbeda dengan wujudnya yang saat ini telah menjadi pria muda yang sangat tampan.
Mirip dengan kakaknya, tentu saja.
Untung saja bibi kepala pelayan datang dan langsung mengenali si Tuan muda.
"Paman, aku terkejut ada perempuan di rumah ini." Mark berujar di sela makannya.
"Bukankah ada banyak perempuan di rumah ini?"
"Haish~ bukan itu. Perempuan yang merebut kamarku, itu!"
"Oh, kau sudah bertemu Adelyn."
"Namanya Adelyn?"
"Kau baru tahu namanya?"
"Aku langsung memasuki kamarku, dan aku terkejut kamarku berubah menjadi kamar anak kecil."
Pletak!
Taeil reflek memukul belakang kepala keponakannya serta melayangkan tatapan nyalak padanya. "Kau memasuki kamarnya begitu saja? Kau gila, ya?!"
"Aphayo!" Mark mengusap kepalanya yang nyeri dengan bibir menggerutu. "Mana tahu kalau kamar itu di rebut orang lain."
"Salah siapa lupa punya rumah."
Mark menjeda makannya dan menatap pamannya serius. "Serius, deh, perempuan itu siapa? Kenapa dia tinggal disini? Apa dia saudara beda ayah, atau beda ibu denganku?"
"Sembarangan!" Taeil menonyor kepala keponakannya.
Ya, kan seperti kakeknya.
"Lalu, siapa?" tanya Mark penasaran.
"Yang jelas, dia gadis yang paling disayangi ibumu."
"Anak angkat?"
"Bisa dibilang begitu, tapi tidak juga, soalnya ibumu pernah menawari posisi menantu pada gadis yang usianya masih 8 tahun."
Uhuk!
Mark tersedak makanannya dan segera menyambar gelas berisi air putih.
"Me-menatu?" Mark melongo setelah berhasil melegakan kerongkongannya.
"Buatku?"
Taeil terkekeh. "Buat hyungmu."
"GILA!" Mark memekik.
Dilihat dari manapun, gadis itu tampak lebih muda darinya.
Taeil memundurkan kursinya dan berdiri. "Jangan terkejut begitu, ibumu kan memang suka bercanda." kekehnya.
"Benar, eomma memang suka bercanda." Mark tertawa seperti orang linglung.
"Aku jadi rindu eomma." lirihnya.
🌼🌼🌼
Ini sudah 6 bulan berlalu sejak pertemuan pertama Adelyn dengan Mark. Dan sejak saat itu, Mark memutuskan tinggal di rumah setelah bertahun-tahun lamanya sempat tinggal di asrama sekolah, tetapi setelah memasuki sekolah menengah atas, ia memutuskan tinggal di rumah bibinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
FAVORITE [LEE TAEYONG]
FanfictionAdelyn tiba-tiba menjadi bagian dari keluarga Lee yang kaya raya. #latar Korea #Start 11 Juli 2022
![FAVORITE [LEE TAEYONG]](https://img.wattpad.com/cover/316033762-64-k491765.jpg)