Prolog

5.7K 433 14
                                        

[Sopi : "Welcome!"]





Malam itu sedang turun hujan lebat, petir menyambar dan menghasilkan bunyi yang memekakkan telinga.

Suasana seperti ini enak nya bergerumul di dalam selimut, menikmati cokelat panas, dan sambil membaca buku ditemani dengan alunan musik yang menenangkan. Sebagian orang pasti sedang melakukan aktivitas tersebut, enaknyaaa~




























TAPI TIDAK DENGAN KU, SIALAN!

APA-APAAN!

Aku baru saja ingin pulang kerumah dan melakukan sesuatu seperti bersantai tapi sialnya atasan ku di kantor bilang untuk mengambilkan berkas tentang projeknya, di tengah hujan lebat begini? Kenapa tidak minta dengan sekretaris nya atau dengan bawahan satu divisinya? Kenapa harus aku yang bahkan tidak masuk divisi atau projek mereka?!

Ini namanya perbudakan!

Mau tidak mau aku menuruti perintah nya karena atasan ku bagaimanapun memiliki kewenangan untuk memecatku.

Haha... lihatlah keadaan ku sekarang, berdiri di halte bus dengan badan yang basah kuyup karena melindungi dokumen-sialan-penting itu. Bahkan saat aku mengantarkan dokumen nya, atasan ku hanya mengambil dan langsung menyuruh ku pulang.

DASAR ATASAN IMPOTEN!--ups, lupakan.

Aku menatap langit gelap yang masih setia menurunkan air hujan tapi tidak sederas beberapa menit yang lalu, untuk sesaat aku hanya terdiam dan memandangi langit gelap tersebut bahkan aku tidak peduli lagi dengan hawa dingin yang menusuk melewati serat kemeja ku.

Ahh... aku lelah, ingin cepat pulang dan tidur.

"Oh? Kak [Name]? Sedang apa hujan-hujanan disini? Kakak terlihat kedinginan, kakak mau ikut kerumah ku saja?"

Mendengar ada suara yang mengajak ku bicara, langsung saja ku sadarkan diri dan menolehkan kepala kepada seorang gadis? Siapa dia?

Aku memperhatikan tampilan gadis tersebut.

Rambut cokelat terang, tubuh yang mungil, fitur wajah nya yang cantik tapi juga menampilkan kesan imut. Aku melihat nametag yang tersemat di baju sekolahnya, Yoo Dayeon.

Anak SMA?  batin ku bertanya setelah mengamati perawakan gadis didepan ku.

Gadis tersebut menatap ku bingung dengan sedikit mendongakkan kepalanya, yah aku memang lebih tinggi.

"Kak [Name]? Kakak gak apa apa? Ini sudah sore kenapa masih keliaran diluar kak?" Gadis itu bertanya lagi karena aku terdiam cukup lama.

Aku mengedipkan mata beberapa kali dan menjawab pertanyaan nya, "Ah ya, maaf aku hanya... sedikit melamun. Aku tak apa, tapi kau siapa gadis manis?"

"Huh?"

Hah? Kenapa kaget begitu, ngomong-ngomong katanya dia tadi sudah sore... Loh heh?

to be continued.

prolog dulu, GW ASAL2 AN SIE AHAHAHA GATAU AH BERANTAKAN BAT

moga enjoy bacanya, baybay nak!

note: media diatas adalah gambaran kasar tubuh mba nem, keliatan pecicilan dan ga jaim sekali yah
untuk bagaimana mata, warna rambut, serta bentuk wajah dah opsional. Itu sesuai imajinasi luar biasa kalian. OHOHO AKU SUKA KONSEP BARBARLY

Source: pinterest

SEE YOU\(○^ω^○)/

CONNECTION [High School Soldier]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang