12. [vol.1] Janggal

36 9 0
                                    

.

.

"Kamu udah siap?"

"Udah!"

"Mau jalan sekarang aja?"

"Ayo!"

Hayi lantas menggamit lengan Hanbin ketika keduanya berjalan keluar dari apartemen. Hari ini mereka akan pergi ke pusat perbelanjaan lagi –berniat membeli pakaian baru untuk Hayi. Gadis itu sangat bersemangat karena sebelumnya Hanbin telah mengatakan kalau ia akan membelikan Hayi sebuah gaun yang indah untuk dikenakan pada hari evaluasi nanti.

 Gadis itu sangat bersemangat karena sebelumnya Hanbin telah mengatakan kalau ia akan membelikan Hayi sebuah gaun yang indah untuk dikenakan pada hari evaluasi nanti

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sepanjang perjalanan menuju pusat perbelanjaan Hayi nampak tak habis-habisnya menyuguhkan senyum. Gadis itu juga sesekali bersenandung kecil membuat Hanbin ikut tersenyum mendengarnya. Suara Hayi begitu indah, Hanbin jadi merasa –sedikit tidak rela jika nantinya gadis itu menjadi pusat perhatian orang lain.

.

Sesampainya mereka di pusat perbelanjaan, Hayi langsung meminta pada Hanbin untuk pergi ke toko pakaian yang sebelumnya pernah mereka datangi. Alasannya jelas, karena disana banyak sekali baju berwarna putih –kesukaan Hayi dengan macam-macam model yang sangat cantik.

Hayi berjalan lebih dulu memasuki toko tersebut. Berlari kecil menuju jajaran pakaian yang menarik perhatiannya setelah itu.

"Kamu suka yang ini?"

Tanya Hanbin pada Hayi yang sepertinya sudah mendapatkan gaun pilihannya.

"Iya"

Jawab gadis itu malu-malu.

Sebenarnya Hanbin bisa saja membawa Hayi ke toko pakaian langganan keluarganya –yang sudah jelas memiliki pakaian-pakaian terbaik dengan kualitas tinggi. Namun karena Hanbin tidak ingin terlalu menarik perhatian, maka ia memilih untuk mencari toko yang lebih sederhana saja. Lagipula apapun yang Hayi kenakan nanti, gadis kucing itu tetap selalu terlihat cantik dimatanya.

.

.

Setelah acara belanja itu selesai, Hanbin lalu mengajak Hayi untuk membeli es krim sebelum mereka benar-benar kembali ke apartemen. Cuaca agak terik hari ini, jadi sepertinya menyantap es krim adalah pilihan yang tidak akan mungkin Hayi lewatkan.

"Kamu mau rasa apa?"

"Stawberry"

"Oke, tunggu disini sebentar ya"

Moment ini seakan dejavu saat Hanbin kembali meninggalkan Hayi –seperti saat mereka berada di sungai Han tempo hari, lagi-lagi ia harus menunggu pemuda itu. Namun bedanya kali ini tidak ada Chagi yang menemani disampingnya.

Memikirkan tentang anak anjing itu tiba-tiba saja membuat Hayi jadi teringat kembali pada hari dimana Haruto akhirnya datang untuk menjemput Chagi dari apartemen Hanbin.

FROM ANOTHER COSMOS [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang