.
.
"Kamu pasti kaget ya waktu Haruto tiba-tiba dateng kesini?"
Hayi mengangguk, mengiyakan pertanyaan Hanbin.
"Awalnya Hayi berpikir, kenapa bisa ada Hanbin yang lain di dunia ini?"
Gadis itu dengan polos menjabarkan tentang kesan pertamanya setelah ia bertemu dengan adik laki-laki Hanbin.
"Hanbin yang lain?"
Gadis mungil itu kembali mengangguk
"—emang segitu miripnya ya aku sama Haruto?"
Membicarakan anak itu –Haruto, membuat Hanbin jadi teringat kembali saat sang adik berpamitan untuk pulang.
~
"Aku pamit dulu ya Kak Hayi, lain kali kita harus ngobrol lebih lama lagi hehe"
Hanbin masih memasang wajah sebalnya ketika ia mengantar sang adik sampai ke depan pintu. Akhirnya anak itu pulang juga, batinnya.
Siapa sangka, Haruto yang awalnya hanya datang untuk mengantarkan makanan dari sang ibu justru dibuat betah berlama-lama menghabiskan waktu di apartemen Hanbin. Alasan utamanya tentulah karena keberadaan Hayi disini. Haruto menanyakan banyak sekali hal pada Hayi, walaupun tidak sedikit jawaban yang ia dapatkan justru datangnya dari Hanbin.
"—gue pamit dulu Bang, besok kesini lagi"
Kali ini Haruto berpamitan pada Hanbin.
"Gak usah! lauk dari Mamah juga pasti belum habis"
"Ya kalo gitu gue kesini buat nemuin Kak Hayi aja, hehe"
Setelahnya anak itu langsung berlari kecil sambil memegangi tali milik Chagi. Haruto yakin sekali kalau ia masih berdiri disana sampai saat ini, ia akan habis dihajar oleh sang kakak sampai mati. Hihi~
~
Untuk mengantisipasi hal seperti tadi terjadi –lagi dikemudian hari, Hanbin akhirnya memutuskan untuk memberi Hayi sebuah identitas baru. Karena sebelumnya pun gadis itu pernah mengatakan pada Hanbin kalau ia tidak mengingat apa-apa tentang kehidupan masa lalunya. Bahkan nama 'Hayi' yang saat ini ia gunakan pun tetap ia pakai hanya karena Hanbin yang memberikannya.
"Mulai saat ini kamu akan aku kasih identitas baru"
Ujar pemuda itu.
"Identitas itu apa?"
"Pengenal"
Hayi memiringkan kepalanya seperti anak kucing.
"—seperti nama belakang keluarga, tempat tinggal, usia, dan lain sebagainya"
"Apa itu penting?"
"Tentu. Karena setiap manusia pasti punya itu"
Sambil membulatkan mulutnya, gadis itu mengangguk.
"—pertama, kita harus buat nama belakang keluarga dulu untuk kamu"
"Kalo Hanbin nama belakang keluarganya apa?"
"Kim"
"Haruto?"
"Ya sama, Kim juga"
"Kalo gitu apa boleh Hayi pakai nama belakang keluarga yang sama kaya kalian?"
Hanbin nyaris tersedak oleh air liurnya sendiri. Bagaimana bisa Hayi mengatakan hal tersebut dengan begitu santainya.
...

KAMU SEDANG MEMBACA
FROM ANOTHER COSMOS [END]
FantasiaCoba perhatikan sekali lagi kucing peliharaanmu! . . . ❤ BiHi Story ❤ [Vol.1 telah selesai pada tgl 16/09/22]