08.

4K 317 17
                                        

"sepertinya jangan dulu menyerah, perjuangkan lah dulu. Jika tidak mampu sudah menyerah saja jangan memaksakan diri"

~kim sunoo

_________

Beberapa bulan berlalu, semua orang sudah menyerah mencari sunoo dan ibu nya yang hilang tanpa kabar.

Selama itu juga Sunghoon jarang pulang,pria itu selalu diam di kantor dengan kertas kertas yang menumpuk.

Tak jarang juga jungwon akan menemuinya. Setiap hari mereka selalu berduaan di kantor dengan alasan sebagai sekertaris dan bos tapi nyatanya tidak.

Saat sedang letih sunghoon akan meminta jungwon datang ke ruangan nya untuk berduaan di ruangan nya.

Sunghoon memiliki kamar privasi di ruangan kantor nya,tidak ada yang tau kalau ada sebuah kamar di sana kecuali jungwon.

Jungwon sudah mengetahui nya bahkan mereka selalu bercinta di sana. Tentu saja ruangan itu kedap suara jadi siapapun tidak akan ada yang mendengar suara mereka berdua.

Seperti saat ini sunghoon sedang menindih jungwon di atas sofa yang ada di ruangan nya. Sofa itu tidak kecil,sofa itu lumayan besar.

Jungwon mengalungkan tangannya di leher sunghoon, manik mata mereka saling bertemu. Sunghoon tertarik dengan bibir plum milik jungwon.

Dengan cepat pria itu meraup rakus bibir yang lebih muda. Yang lebih muda sedikit melenguh saat sunghoon sedikit menggigit kecil bibir bawahnya.

Decakan demi decakan terdengar mengalun dari bibir mereka berdua. Kedua Saliva tercampur menjadi satu.

Hingga akhirnya jungwon menepuk dada bidang Sunghoon agar pria itu melepaskan tautan bibir mereka. Sunghoon yang tentu mengerti langsung melepaskan tautan bibir mereka membiarkan si manis menghirup udara sebanyak banyaknya.

"Huufff rakus sekali"gumam jungwon sedikit merenggut kesal. Sunghoon terkekeh melihat nya,dia menghapus bekas saliva yang tertinggal di bibir jungwon.

"Bibir mu manis"bisik sunghoon mengedip kan sebelah mata nya.

"Humm nakal sekali"gumam jungwon mendekat kan bibir nya dengan bibir Sunghoon membiarkan bibir mereka kembali menyatu.

Namun aksi mereka harus terhenti saat seseorang mengetuk pintu ruangan itu membuat sunghoon berdecak sebal.

Lalu dia memperbaiki penampilannya menjadi rapih kembali. "Hmm masuk!"

Seorang pria bermata bambi membuka pintu ruangan itu sebut saja namanya Lee heeseung.

"Annyeong sunghoon-yaa,sudah lama kita tidak bertemu"sapa heeseung masuk ke dalam ruangan itu dan duduk di sofa yang tadi sempat sunghoon dan jungwon gunakan.

"Ya kau benar sudah lama kita tidak bertemu, bagaimana kabar mu?"tanya sunghoon lalu duduk di sebelah heeseung.

"Eumm kalau begitu aku akan kembali ke ruangan ku pak"ucap jungwon lalu pergi dari ruangan sunghoon.

"Kabar ku baik,siapa wanita cantik itu?"tanya heeseung sedikit menggoda sunghoon.

"Apa?"tanya sunghoon pura pura tidak tau.

"Aishh menyebalkan,siapa wanita cantik itu?apa dia kekasih mu?"tanya heeseung menggoda sunghoon.

"Dia sekertaris ku"jawab sunghoon menatap kosong ke depan, seketika ingatan nya tertuju pada sang istri.

Astaga kenapa dia menjadi merindukan sunoo? padahal dia tidak peduli dengan sunoo.

"Aku sudah mempunyai seorang istri"gumam sunghoon tanpa sadar berbicara seperti itu.

compulsion [Sunsun/Sungsun]GSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang