26.

2.9K 213 26
                                        

Satu tahun telah berlalu,tahun yang paling sunoo takutkan. Dia takut tentang hak asuh anak.

Jo dan harua sudah berumur satu tahun, keduanya sudah bisa merangkak. Saat ini mereka di masa aktif aktifnya. Membuat sunoo harus ekstra bersabar.

"Heyy,Jo astaga hampir saja kau terjatuh dari ranjang"jantung sunoo hampir saja berhenti saat melihat Jo yang merangkak dan hampir saja terjatuh dari ranjang tapi untung saja dengan cepat sunoo menahannya.

"Bwrrr...Unawrr"celoteh Jo menggemaskan.

Sunoo seketika luluh dengan Jo,dia menggendong tubuh mungil sang putra dan mencium pipi nya berkali kali.

"Hahaha,kau sudah bisa berbicara?kau bisa memanggil Buna?lucu sekali"gumam sunoo lalu menunduk melihat harua yang asik bermain dengan boneka boneka kecilnya.

Bayi itu merangkak tampaknya dia ingin di gendong oleh sunoo,sunoo yang sudah gemas langsung menggendong nya. Sunoo menggendong keduanya tanpa ada rasa kesusahan. 

"Humm anak anak Buna sudah besar sekarang...hahahha kalian sangat menggemaskan"sunoo tersenyum gemas saat si kembar menyengirkan giginya seolah mengerti apa yang di katakan oleh sunoo.

"JO,HARUA UNCLE DATANG!LIHAT APA YANG UNCLE BAWA?!"teriak Jay dari kejauhan,atensi mereka bertiga beralih kepada Jay.

Sunoo terkekeh,begitu melihat Jay Jo dan harua tampak nya senang.

'bwrrr...bwrrrr"

"Hahahha,kajja uncle akan menggendong kalian berdua"ujar Jay, seolah mengerti apa yang di katakan oleh Jay keduanya merentangkan tangannya lebar lebar seraya menatap Jay senang.

"Aishh sunoo kenapa kau bisa memiliki anak semenggemaskan mereka"gumam Jay menoleh ke arah sunoo,sunoo hanya terkekeh.

"Entahlah mungkin sudah takdir"

________

Seperti Jo dan harua kini minji sudah berusia satu tahun,putri dari yang jungwon itu juga sudah bisa merangkak.

Bayi itu selalu saja manja,mau itu kepada sunghoon atau pun jungwon.

"Minji bisa kau bersama Buna?papa harus menjawab telepon papa"ucap sunghoon namun minji yang sedang di gendong oleh nya engan turun dia malah mengeratkan pelukan ke leher sang ayah.

"Jungwon"sunghoon melirik jungwon seolah mengode.

"Minji,kajja bersama Buna. Papa sedang sibuk"ujar Jungwon membujuk minji namun putri kecilnya itu tidak peduli,dia malah semakin mengeratkan pelukannya di leher sunghoon.

Dengan paksaan akhirnya jungwon bisa mengambil alih gendongan minji dari sunghoon,namun bayi berusia satu tahun itu malah menangis histeris.

"Akghh...pah...pah,hikss bwrrr"jerit minji menangis.

Sunghoon menghela nafas lalu dia kembali mengambil alih gendongan minji dari jungwon. "Sunghoon bagaimana dengan telpon mu?pasti itu dari kantor"

"Tidak apa apa,biarkan saja dari pada minji terus menangis...heyy putri papa berhentilah menangis,kajja kau mau bermain dengan papa"gumam sunghoon menghibur minji.

.

.

Hwang renjun seorang pengacara blasteran Korean, Tiongkok yang sangat terkenal. Pengacara itu sedang mengurus berkas berkas hak asuh anak,ya hak asuh anak sunoo.

Pengacara itu tampak gelisah,karena sepertinya salah satu hak asuh anak sunoo akan jatuh kepada sunghoon.

Sunghoon sangat pandai untuk merebut hak asuh itu,bahkan pengacara terkenal seperti renjun saja di buat pusing.

compulsion [Sunsun/Sungsun]GSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang