~ Happy Reading ~
STRANGE MARRIAGE
Dering kencang dari alarm yang sudah di atur Rosé di ponsel nya begitu memekakkan telinga sampai membuat sang pemilik ponsel mengerjapkan mata dan terbangun dari mimpi indah nya.
Wanita itu mematikan alarm di ponsel nya sebelum menoleh kesampingㅡ tempat suaminya masih terlelap damai. Dengan perlahan wanita itu menyingkirkan tangan kekar suaminya yang sejak semalam bertengger manis di pinggang nya.
Ini memang masih terlampau pagi untuk bangun, tapi karena sudah terbiasa bangun pagi untuk menyiapkan semua kebutuhan suaminya, Rosé jadi terbiasa untuk memulai hari nya di jam 6 tepat.
Dengan gontai wanita itu berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai, dia kembali melirik ke arah suaminya yang terlihat menggigil kedinginan. Dia berjalan mendekati ranjang dan menarik selimut dan memastikan kalau suaminya tidak kedinginan lagi.
Rosé keluar dari kamar nya dan berjalan ke arah dapur. Dia bisa melihat beberapa pelayan villa sudah sibuk kesana-kemari membersihkan rumah serta menyiapkan sarapan bagi keluarga besar Jeong yang jumlah nya lumayan banyak.
Rosé adalah orang pertama dari keluarga Jeong yang bangun lebih dulu. Wanita itu berniat membantu pelayan untuk menyiapkan sarapan keluarga Jeong dan sarapan spesial khusus suaminya.
"Loh, nyonya Rosé kenapa sudah bangun sepagi ini?" tanya salah satu pelayan yang bertugas di dapur.
"Aku memang terbiasa bangun jam segini untuk menyiapkan sarapan suamiku. Jadi, boleh aku membantu menyiapkan sarapan untuk yang lain?"
Jelas terlihat raut terkejut dari pelayan itu. "Tidak usah, nyonya. Pekerjaan rumah dan dapur sudah sepenuhnya tugas pelayan. Nyonya sebagai majikan tinggal menunggu saja."
"Aku sedang ingin membuat sarapan untuk anggota keluarga yang lain. Tolong izinkan aku memakai dapurnya juga untuk kali ini saja."
Pelayan tadi merasa bimbang. Pasalnya ini hal pertama bagi anggota keluarga ikut campur dengan pekerjaan rumah dan dapur. Biasanya anggota keluarga lain tidak mau berurusan dengan tugas rumahan seperti itu.
"Baiklah kalau memang nyonya memaksa."
Rosé tersenyum. Dia mulai menyiapkan bahan-bahan untuk membuat sarapan. Tidak banyak jenis masakan yang harus ia masak pagi ini. Hanya beberapa piring nasi goreng Kimchi, sosis, salad sayur, dan susu atau kopi. Terkhusus untuk suaminya, dia menyiapkan Pancake Oatmeal dan kopi hitam dengan sedikit gula.
"Ini pertama kalinya kami melihat ada anggota keluarga Jeong yang mau membantu pekerjaan rumah." celetuk pelayan itu.
"Apa yang lainnya tidak pernah melakukannya?" tanya Rosé yang dijawab anggukan oleh pelayan itu.
"Hampir semua menantu keluarga Jeong tidak pernah melakukan pekerjaan rumah tanpa bantuan dari pelayan. Mereka semua memiliki pelayan di rumah nya masing-masing."
Rosé cukup terkejut mendengarnya. "Benarkah? Aku tidak mengetahui hal itu sebelumnya."
"Dan ini juga pertama kalinya bagi kami yang hanya seorang pelayan rumah bisa mengobrol santai dengan majikan."
Rosé membatin dalam hati. Orang kaya memang sangat menakjubkan. Dari hal kecil sampai hal besar semua dibantu oleh orang lain. Bahkan pekerjaan yang seharusnya wajib bagi seorang ibu rumah tangga pun tidak mereka lakukan.
Pembicaraan tetap berlanjut sampai ke hal yang menyenangkan. Bahkan pelayan lainnya yang sedang bertugas membersihkan rumah pun tak segan untuk ikut bergabung dengan obrolan. Mereka merasa senang setidaknya ada satu orang dari keluarga Jeong yang sopan dan tidak segan berbaur dengan orang kalangan rendah seperti pelayan.
KAMU SEDANG MEMBACA
[3] STRANGE MARRIAGE
RomanceMereka menikah bukan karena cinta atau perjodohan. Melainkan untuk memuaskan ego masing-masing. Tidak ada yang spesial diantara mereka. Tidak seperti pasangan pada umumnya. Biduk rumah tangga yang penuh drama, dimana pihak suami maupun istri sangat...
![[3] STRANGE MARRIAGE](https://img.wattpad.com/cover/332907157-64-k701472.jpg)