"Emmm, enak pake bangett" ucap izza sambil mengunyah sate telor yang ia beli.
"Saosnya sihh"
"Iyaa, saosnya enakk"
"Awas saosnya netess" ucap izza sembari tangannya menadahi sate telor yang karel makan.
"Hmm enak banget!!"
"Padahal cuma sate telor" ujarnya yang diakhiri tawa kecil.
"Nih, gamau coba stick kentangnya??"
"Iya-iya habis ini"
Lalu karel membuka topik baru "Eh zha, gue mau nanya-nanya boleh nggak??"
"Hm? Tanya aja gapapa"
"lo lagi suka sama seseorang kan??"
"O-ohh iya, kenapa emangnya??"
"Masih dengan orang yang sama??" Dan izza mengangguk sebagai jawabannya.
"Selama satu tahun??" Lagi dan lagi izza mengangguk.
"Kalo misal orang itu suka balik sama lo gimana??"
"Y-yaa yaudah, gue seneng malahan"
"Gue juga lagi suka sama seseorang nih, za"
"WTF?!! Izza bodoh!! Lu telat anying!! Liat nohh dia udah suka sama yang laenn" batin izza.
"Ohh, yaudah semangat buat dapetin dia" ujar izza meskipun ia berbohong saat ini, mana mungkin ia rela jika crush nya ini menyukai orang lain?
"Kenapa muka lo jadi beda gitu??"
"Kenapa?? Muka gue kek siluman monyet??" Polosnya bertanya.
"Enggak, nggak gitu, izza... maksudnya kenapa wajah lo jadi berubah gitu pas lo bilang semangat buat dapetin dia??"
"Ya- kaget aja, selama ini temen gue jomblo akhirnya suka ama cewek untung kaga suka ama cowok" elaknya.
"Yakali gue suka ama cowok!!"
"Yeeeu, sapa tauu"
"Enggak kokk"
"Gue bingung, za gimana nyatain perasaan gue ke dia"
Saat ini hati izza sedikit potek setelah mendengar omongan karel. Sudah 1 tahun lamanya ia memendam rasa kepada karel, tetapi ia mendengarkan sendiri ucapan karel bahwa ia sedang menyukai seseorang, bahkan ia Ingin menyatakan perasaan itu.
"Yaa, lu harus bisa, rel nyatain perasaan lo ke dia" ujar izza.
"Gue bingung mau nyatainnya"
"Buat apa bingung??"
"Kalo misalkan dia ga suka sama gue??"
"Yaa- its okeyy, gapapa.. yang penting lu udah berani nyatain perasaan lo ke dia"
"Apa gue nyatain aja kali yah??"
"Yaudah nyatain aja"
"Wait, Kenapa setiap lo nyuruh gue kayak ada something gituh dari ekspresi lo?? Y-ya atau mungkin perasaan gue aja kal, ya?"
"Engga, perasaan lo aja kalik" izza berusaha biasa saja.
"Sekarang aja nyatainnya??"
"Ya gapapa"
Karel menarik nafasnya panjang dan menghembuskannya. Tetapi saat ia selesai menghembuskan nafasnya dan ingin kembali berbicara, ia terhenti oleh suara izza.
"Rel" panggil izza.
"Hm??" karel menoleh ke arah izza. Dan izza pun menatap mata karel dengan dalam.
"Sebelum lo dapetin cewek itu, gue mau bilang sesuatu, rel. Seenggaknya gue udah ngerasa lega buat bilang ini" ucap izza sembari menatap kedua bola mata karel, dan ia berusaha mengunci tatapan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Crush [Revision]
Ficção Adolescente- Dilarang mengcopy! - . . Cerita ini menceritakan seorang remaja kelas 2 SMK yang berharap crush nya suka balik sama dia. Yaa pokoknya gitu deh, alurnya sesuai imajinasi yang nulis. klo ada kesamaan nama itu juga ketidaksengajaan author, dan pastin...
![My Crush [Revision]](https://img.wattpad.com/cover/331762167-64-k561945.jpg)